Istri Polisi dan Dokter yang Digrebek Ngamar Bareng, Kini Ditetapkan Jadi Tersangka

Usai digerebek, kedua orang yang bukan pasangan suami istri itu diserahkan ke unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto Kota.

Istri Polisi dan Dokter yang Digrebek Ngamar Bareng, Kini Ditetapkan Jadi Tersangka
Istimewa
Seorang dokter dan bidan yang bekerja di RSUD Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, Jawa Timur, digerebek oleh suami bidan saat kedua pelaku berada di dalam kamar sebuah rumah, Selasa (1/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Penyidik dari Kepolisian Resor (Polres) Kota Mojokerto, Jawa Timur, menetapkan status tersangka terhadap bidan dan dokter di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto yang digerebek sedang berduaan oleh suaminya sendiri, pada awal Oktober lalu.

Peningkatan status dari terlapor menjadi tersangka ditetapkan penyidik pada Jumat (11/10/2019) kemarin. Penyidik memastikan terpenuhinya unsur pidana dari perbuatan kedua tenaga medis yang bekerja di rumah sakit milik Pemkot Mojokerto tersebut.

"Setelah dilakukan gelar perkara, penyidik sepakat menaikkan (status) dari terlapor menjadi tersangka, sejak kemarin, Jumat," ungkap Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Julian Kamdo (Ade) Warokka, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (12/10/2019) petang.

Kasus ini bermula dari penggerebekan terhadap MAD dan ARP yang kepergok sedang berduaan di kamar sebuah rumah di komplek perumahan elit di Kota Mojokerto, pada Selasa (1/10/2019) lalu. 

Baca: 5 Fakta Menarik Film Joker 2019, Film Besutan DC Comics Sarat Pujian hingga Kontroversi

Baca: Bersihkan Sumur Masjid, 2 Warga Tewas Saat Kerja Bakti di Ciamis

Proses pemeriksaan ARP, oknum dokter RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Jawa Timur, di Mapolres Kota Mojokerto, Selasa (01/10/2019).
Proses pemeriksaan ARP, oknum dokter RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Jawa Timur, di Mapolres Kota Mojokerto, Selasa (01/10/2019). (KOMPAS.COM/HANDOUT)

MAD dan ARP, digerebek oleh KH, suami dari MAD yang merupakan anggota polisi, didampingi perangkat kelurahan dan Bhabinkamtibmas.

KH merupakan anggota Polri berpangkat Brigadir yang bertugas di jajaran Polres Mojokerto.

Kedua orang yang digerebek tersebut, sama-sama bekerja di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

MAD bekerja sebagai bidan, sedangkan ARP merupakan dokter spesialis di rumah sakit tersebut.

Usai digerebek, kedua orang yang bukan pasangan suami istri itu diserahkan ke unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto Kota.

Baca: Kisah Anak Jalanan Medan, Mengamen Bersama Cari Makan Sampai Menabung untuk Ongkos Pulang

Baca: Langit di Jepang Berwarna Pink-Ungu Gelap Jelang Angin Topan Hagibis

Seorang dokter dan bidan yang bekerja di RSUD Wahidin Sudiro Husodo diperiksa di Mapolres Kota Mojokerto, Selasa (01/10/2019).
Seorang dokter dan bidan yang bekerja di RSUD Wahidin Sudiro Husodo diperiksa di Mapolres Kota Mojokerto, Selasa (01/10/2019). (KOMPAS.COM/HANDOUT)

Tidak ditahan, terancam dihukum 9 bulan penjara

Halaman
12
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved