Agum Gumelar Angkat Bicara soal Penikaman Wiranto yang Dilabeli Rekayasa
Agum Gumelar Angkat Bicara soal Penikaman Wiranto yang Dilabeli Rekayasa
Agum Gumelar Angkat Bicara soal Penikaman Wiranto yang Dilabeli Rekayasa
Agum Gumelar mengatakan bahwa orang yang berpikir kasus Wiranto direkayasa adalah orang yang benci dan tidak suka dengan pemerintah maupun tentara.
TRIBUN-MEDAN.com - Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar memberikan tanggapan mengenai kasus penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto yang dibilang rekayasa oleh sejumlah orang.
Tanggapan tersebut Agum Gumelar ungkapkan melalui channel YouTube KompasTv yang tayang pada Sabtu (13/10/2019).
Agum Gumelar mengatakan bahwa orang yang berpikir kasus Wiranto direkayasa adalah orang yang benci dan tidak suka dengan pemerintah maupun tentara.
"Itu aduh sangat, aduh gimana ya, masih ada orang seperti itu, saya heran di Indonesia kok ada orang seperti itu," sambungnya.
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu mengatakan bahwa teman karibnya Wiranto telah mengalami proses operasi yang hampir memakan waktu hingga empat jam.
"Orang mengalami musibah seperti itu dikatakan rekayasa saya melihat sendiri bagaimana pak Wiranto itu karib saya," jelas Agum Gumelar.
"Satu angkatan dengan saya bagaimana beliau dalam proses operasinya itu hampir empat jam dan pendarahan yang begitu (parah)," sambungnya.
"Ketika terjadi (penusukan) dan dievakuasi ke Jakarta dengan heli itu di dalam heli sudah pendarahan sampai tiga liter lebih betapa berat ya betapa berat," jelas Agum Gumelar.
Ia mengaku heran dengan orang yang masih berpikir kasus penusukan tersebut adalah rekayasa.
"Kok masih dibilang rekayasa, ini sudah kebangetan sudah keterlaluan itu ya," ungkap Agum Gumelar.
"Dan ini menunjukkan orang-orang tersebut, betul-betul ya sudah dibekmanya itu sudah benci ya, sudah kebencian yang ada," lanjutnya.
Pria kelahiran Tasikmalaya 73 tahun silam itu mengatakan apabila seseorang sudah diliputi kebencian, melihat apapun menjadi salah.
"Kalau kebencian yang ada semua apa yang dilihat itu salah, padahal perhatikan ya, " ungkap Agum Gumelar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/agum-gumelar-sasar-kivlan-zen-gegara-penyataan-negatif-pada-sby-anggap-ucapan-kasar-tak-patut.jpg)