Eldin Kena OTT, Rumah Dinas Wali Kota Medan Sepi Hanya Ada Satpol PP Berjaga

Kediaman rumah dinas Wali Kota Medan di Jalan Jenderal Sudirman No 35 Medan, tampak sepi.

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUNNEWS
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin saat tiba di kantor KPK, Jakarta 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK) Rabu (16/10/2019) dini hari, kediaman rumah dinas Wali Kota Medan di Jalan Jenderal Sudirman No 35 Medan, tampak sepi.

Di bagian pos penjagaan, tampak beberapa orang petugas mengenakan pakaian dinas Satpol PP berjaga-jaga.

Terlihat ada satu mobil double cabin warna hitam yang terparkir serta beberapa mobil lainnya yang di dominasi oleh warna hitam.

Kondisi pagar sekeliling rumah dinas juga tampak di gembok.

Beberapa pengendara lalu lintas yang lewat sempat ada yang melihat sepintas rumah dinas Wali Kota tersebut.

Menelisik dari sisi depan, kondisi rumah dinas Wali Kota Medan juga tampak sepi.

Tak ada terlihat suasana hiruk pikuk di kediamannya, selain beberapa petugas Satpol PP yang menjaga rumah.

Tak lama berselang, salah seorang warga yang melintas coba dimintai tanggapan mengenai OTT yang dilakukan oleh KPK terhadap Wali Kota Medan tersebut.

Menurut Joki (34) yang saban hari bekerja sebagai pengemudi ojek online, selama menjabat sebagai Wali Kota tidak ada perubahan signifikan yang dirasakannya terjadi di Kota Medan.

"Saya tahu dan dengar kabar Wali Kota ditangkap KPK. Selama ini dia kurang peduli dan kurang sosialisasi kepada masyarakat Kota Medan," kata Joki saat hendak mengantarkan pesanan minuman kepada salah satu rumah di area depan rumah dinas Wali Kota Medan, Rabu (16/10/2019).

"Apa yang dilakukan sudah benar. Karena selama dia menjabat sebagai Wali Kota tidak ada perubahan signifikan yang dibuat. Semua masih gitu-gitu aja," jelasnya sembari berlalu.

Untuk diketahui, Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK).

Juru bicara komisi pemberantasan korupsi (KPK) Febri Diansyah membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kota Medan.

"Ada tim KPK yang ditugaskan di Medan," kata Febri Diansyah lewat siaran pers yang diterima, Rabu (16/10/2019)

Febri menjelaskan bahwa dari OTT malam sampai dini hari tadi, total 7 orang diamankan, yaitu dari unsur  Kepala Daerah/Walikota, Dzulmi Eldin, Kepala Dinas PU, protokoler dan ajudan Walikota serta pihak swasta.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved