Dzulmi Eldin Wali Kota Medan Resmi Ditahan KPK, Ini Kata Kemendagri Soal Penggantinya

Secara administrasinya Gubernur Sumut yang kemudian akan mengambil kebijakan siapa nanti yang ditunjuk untuk mengisi posisi Plt wali kota Medan.

Dzulmi Eldin Wali Kota Medan Resmi Ditahan KPK, Ini Kata Kemendagri Soal Penggantinya
TRIBUNNEWS
Wali Kota Medan, Tengku Dzulmi Eldin menggunakan rompi oranye dan tangan diborgol usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019) dini hari. 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Menteri Dalam Negeri, Bahtiar menyampaikan, setelah Wali Kota Medan Dzulmi Eldin ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Maka, secara otomatis jabatannya akan diisi oleh wakilnya sementara.

"Itu, sudah diatur dalam undang-undang daerah, pasal 65 ayat 4 pasal 66. Bahwa dalam hal kepala daerah di tahan, maka yang menjalankan tugas dilaksanakan wakil kepala daerah," kata Bahtiar, melalui sambungan telepon genggam kepada Tribun Medan, Kamis (17/10/2019).

Pada Undang-undang Pemerintahan Daerah, pasal 65 ayat 3-4 di mana menyebutkan Kepala daerah yang sedang menjalani masa tahanan dilarang melaksanakan tugas dan kewenangannya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2).

Dalam hal kepala daerah sedang menjalani masa tahanan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) atau berhalangan sementara, wakil kepala daerah melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah.

Bahtiar mengatakan, UU tersebut sudah berlaku secara otomatis. Maka, wakilnya akan langsung menjabat pelaksana tugas atau harian.

Kemudian, secara administrasinya Gubernur Sumut yang kemudian akan mengambil kebijakan siapa nanti yang ditunjuk untuk mengisi posisi Plt wali kota Medan.

"Sudah diatur dalam undang-undang. Administrasi itu hanya penegasannya bagaimana akan dikeluarkan oleh gubernur," jelasnya.

Mengapa dilakukan secara otomatis, kata dia, karena jabatan kepala daerah tidak boleh kosong dalam waktu sedetik pun.

Bila terjadi, maka akan memperlambat proses pemerintahan.

"Satu detik pun posisi kepala daerah tidak boleh kosong," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Satia
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved