Setelah Video Kucing Dicekoki Miras Hingga Mati Dikecam, Perekam Video Bilang Itu Eksperimen
Azzam pun mengungkap bahwa minuman yang ia berikan kepada kucing tersebut bukanlah ciu alias miras. Mana yang benar?
Namun karena ingin bereksperimen kepada warganet, pria itu pun berpura-pura menyebut bahwa air kelapa yang ia berikan kepada kucing tersebut adalah miras.
Hingga akhirnya, sang pria pun merekam dan menulis caption seolah-olah ia sedang memberikan miras kepada kucing tersebut.
"Kucing teman saya, lokasinya di Jawa Timur, Tulungagung. Kucingnya semi anggora. Pada waktu saya ke sana, teman saya sedang sibuk dengan kucing. Aku tanya 'kenapa kucingnya ?'. Katanya 'keracunan'. Anggora itu keracunan itu karena memakan tikus yang sudah diberikan jebakan racun sehingga dalam tubuh tikus pun ada racunnya, sehingga anggora itu muntah-muntah. Akhirnya saya dan teman saya berinisiasi memberikan air kelapa untuk menetralisir racun," ujarnya.
Pria itu pun lantas mengaku bahwa ia sebenarnya merekam banyak video soal kucing tersebut.Namun karena ingin membuat eksperimennya seperti nyata, pria itu pun lantas memotong videonya dengan memilih caption yang tepat.
"Videonya sebenarnya ada banyak tapi sengaja yang aku post sepotong-sepotong supaya ini benar-benar nyata seperti yang saya katakan tadi. Jadi kita berusaha memberikan obat. Jadi yang di aqua tadi itu," kata pria tersebut.
Mengenai konsekuensi atas aksinya, sang pria mengaku sudah siap menerimanya.
Sebab, sang pria mengaku sangat ingin mengetahui bagaimana respon dari Warganet ketika melihat video negatif di media sosial.
"Saya sudah memikirkan konsekuensi apa yang saya lakukan sebelum saya memosting postingan tersebut. Banyak hal yang sudah saya pertimbangkan. Tapi ini tetap saya lakukan karena memang ini untuk menguji atau melihat reaksi dari para netizen bagaimana seorang netizen melihat kejadian yang negatif, apakah ada inisiatif untuk klarifikasi atau menelan mentah-mentah," pungkas sang pria.
Hingga akhirnya, sang pria pun mendapat kesimpulan dari eksperimen yang ia lakukan.
Menurut sang pria, mayoritas warganet ternyata langsung memberikan cibiran kepadanya tanpa meminta klarifikasi.
"Ternyata saya mendapat data bahwa 3-4 orang itu masih ada yang berinisiasi untuk minta kejelasan. Akan tetapi 99% langsung men-judge apa yang mereka saksikan pada gadget mereka. Padahal mereka enggak berada di lokasi pada saat pembuatan video," sambung sang pria.
Tak hanya melalui pesan suara, pria tersebut juga tampak menuliskan klarifikasinya kepada akun @ortsbeer.
Namun ketika hendak dihubungi lebih lanjut, pria yang mengaku sebagai Azzam itu justru tak lagi mengaktifkan nomor ponselnya.
Hingga artikel ini ditayangkan, TribunnewsBogor.com masih berusaha menghubungi sosok Azzam guna meminta penjelasan lebih lanjut.
Animal Defenders Indonesia Merespon Aksi Azzam Mencekoki Kucing dengan Ciu
Berdasarkan penelusuran Tribunnews, pemilik Animal Defender, Doni Herdaru Tona, juga menanggapi aksi kejam @azzam_cancel terhadap kucing ras malang itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kucing_mati_dikasih_ciu.jpg)