Rocky Gerung Sasar Prabowo, bila Tidak Oposisi maka Itu adalah Pragmatis, Publik Menghendakinya

Rocky Gerung Sasar Prabowo, bila Tidak Oposisi maka Itu adalah Pragmatis, Publik Menghendakinya

Rocky Gerung Sasar Prabowo, bila Tidak Oposisi maka Itu adalah Pragmatis, Publik Menghendakinya
Instagram @rockygerungofficial_
Rocky Gerung Sasar Prabowo, bila Tidak Oposisi maka Itu adalah Pragmatis, Publik Menghendakinya. (Instagram @rockygerungofficial_) 

Rocky Gerung Sasar Prabowo, bila Tidak Oposisi maka Itu adalah Pragmatis, Publik Menghendakinya

"Sehingga kalau terjadi kekacauan atau sebut saja crack dalam kekuasaan, ada suara opisisi yang menampung suara publik," katanya.

TRIBUN-MEDAN.com - Pengamat politik Rocky Gerung ikut berkomentar soal kabar bergabungnya Partai Gerindra ke dalam koalisi pemerintah Presiden Jokowi.

Rocky Gerung menilai Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto seharusnya lebih baik menjadi oposisi sebagai panutan politik di Indonesia.

Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan Rocky Gerung saat menjadi bintang tamu di acara Dua Sisi yang ditayangkan di tvOne pada Kamis (17/10/2019).

Hal itu karena Prabowo Subianto dianggap sosok yang hebat dalam bernegara untuk menyeimbangkan politik negara.

"Saya anggap bahwa sebaiknya Prabowo di luar kekuasaan," ujar Rocky Gerung.

"Karena dia pinter, cerdas, dia punya seluruh konsep bernegara tuh."

Rocky Gerung mengatakan jika Gerindra menjadi oposisi, maka mereka bisa menjadi tempat untuk menampung kritik masyarakat bagi pemerintah.

"Sehingga kaalu terjadi kekacauan atau sebut saja crack dalam kekuasaan, ada suara opisisi yang menampung suara publik," katanya.

Namun, Prabowo Subianto kini justru dinilai memilih bergabung dengan pemerintah.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved