TERNYATA Fachrul Razi Jenderal Ketiga jadi Menag, Ketua Umum PP Muhammadiyah Kirim Pesan Ini

Dari Yogyakarta, Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengirim pesan agar Fachrul Razi bertindak cermat untuk tugas itu.

TERNYATA Fachrul Razi Jenderal Ketiga jadi Menag, Ketua Umum PP Muhammadiyah Kirim Pesan Ini
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
TERNYATA Fachrul Razi Jenderal Ketiga jadi Menag, Ketua Umum PP Muhammadiyah Kirim Pesan Ini . Menteri Agama, Fachrul Razi sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

Dia menilai, Jokowi ingin ada perubahan di level pembuat kebijakan terkait upaya kontraradikalisme dan terorisme agar lebih efektif.

“Sebetulnya dalam konteks Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018, di mana BNPT menjadi salah koordinator dalam konteks penanggulangan terorisme, maka sebetulnya, tidak bisa kerja penanggulangan radikalisme hanya dilakukan Kementerian Agama,” kata Syauqillah merujuk pada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Pasalnya, hal itu berkaitan juga dengan kementerian-kementerian yang lain, tambah Syauqillah yang juga Ketua Program Studi Kajian Terorisme dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG), Universitas Indonesia.

Syauqillah memberi contoh, dalam kaitan ini perlu diperhatikan pernyataan Menteri Pertahanan kabinet sebelumnya, yang menyatakan setidaknya ada 3 persen masyarakat terpapar radikalisme.

Pada sisi yang berbeda, keprihatinan tingginya radikalisme di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi pekerjaan bagi Fachrul Razi dan Tjahjo Kumolo selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN/RB).

Koordinasi kementerian ini harus dilakukan di tingkat Kementerian Koordinator, yang kali ini dipimpin Muhadjir Effendy. Sementara BNPT akan menjadi pusat dari upaya tersebut.

Pilihan Jokowi atas Fachrul Razi memiliki sejumlah pertimbangan, menurut Syauqillah.

Sebagai jenderal purnawirawan, dia dinilai lebih mudah berkoordinasi dengan BNPT.

Dalam konteks kontraradikalisme, pilihan ini diharapkan membuat akselerasi pelibatan unsur TNI menjadi lebih cepat.

Namun Syauqillah juga berpesan, sebagai bagian dari birokrasi, Fachrul Razi harus mampu menggerahkan aparat di bawahnya untuk melaksanakan tugas tersebut.

Dia mengaku, sulit mengomentari bagaimana kira-kira kinerja Fachrul Razi ke depan, karena latar belakangnya yang kurang banyak bersentuhan dengan apa yang menjadi bidang kerja kementerian ini.

Meski menurutnya, latar belakang itu tidak sepenuhnya menjadi jaminan apakah purnawirawan ini akan berhasil dalam tugas atau tidak.

“Track record tidak bisa dijadikan jaminan, apakah seseorang layak atau tidak layak.

Pertanyaannya, mampukah beliau melakukan akselerasi di internal kementerian agama yang sebetulnya dalam konteks sejarahnya, memang ada fase-fase di mana dia menjadi semacam 'jatah' dari ormas Islam tertentu,” tambah Syauqillah.

Salah satu prioritas yang harus diambil Fahcrul Razi terkait tugasnya, menurut Syauqillah, adalah melakukan konsolidasi internal kementeriannya sendiri.

Selain itu, dia secepatnya juga harus mengkonsolidasikan ormas-ormas keagamaan yang ada di Indonesia.

Pertemuan dengan ormas keagamaan itu bisa menjadi wahana untuk menjawab keraguan atas penunjukan Fachrul Razi sebagai menteri agama.

Tidak boleh ketinggalan, Fachrul Razi juga harus belajar untuk turut mengelola perguruan tinggi dan sekolah keagamaan di seluruh Indonesia yang ada di bawah kementeriannya.

Fachrul Razi adalah lulusah Akademi Militer tahun 1970.

Jabatan terakhir di kemiliteran adalah Wakil Panglima TNI pada 1999-2000.

Jenderal ini cukup dekat dengan Jokowi, karena menjadi Ketua Tim Bravo 5, salah satu tim sukses Jokowi-Amin dalam Pemilu 2019.

Sebagai seorang purnawirawan jenderal, kata Syauqillah, Fahcrul Razi harus belajar banyak dan cepat untuk memimpin Kementerian Agama.

TERNYATA Fachrul Razi Jenderal Ketiga jadi Menag, Ketua Umum PP Muhammadiyah Kirim Pesan Ini

Artikel ini dikompilasi dari Kompas.com dengan judul "Jadi Menteri Agama, Fachrul Razi Siap Lawan Radikalisme",  dari voa indonesia berjudul: Fachrul Razi, Jenderal Ketiga di Lapangan Banteng
Penulis : Ihsanuddin

Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved