Kafe Remang-remang Kisaran Dirazia, Satpol PP Ciduk 17 Orang, Termasuk Pasangan Bukan Suami Istri

Petugas Sat Pol PP Kabupaten Asahan melakukan razia ke sejumlah lokasi di Kota Kisaran untuk memberantas penyakit masyarakat

Kafe Remang-remang Kisaran Dirazia, Satpol PP Ciduk 17 Orang, Termasuk Pasangan Bukan Suami Istri
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Petugas Sat Pol PP saat mengamankan seorang waria di kawasan Jalinsum, Kisaran, Kabupaten Asahan dalam razia operasi penyakit masyarakat, Jumat (25/10/2019) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Petugas Sat Pol PP Kabupaten Asahan melakukan razia ke sejumlah lokasi di Kota Kisaran untuk memberantas penyakit masyarakat pada Jumat (25/10/2019) malam.

Hasilnya sebanyak 17 orang terpaksa diamankan karena tidak dapat menunjukkan identitas resmi, berupa KTP dan buku nikah dari sejumlah kamar penginapan dan warung remang-remang yang ada di Jalan Lintas Sumatera, Kisaran.

Kabid Trantibum Satpol PP Kabupaten Asahan, Siti Rosmita Hasibuan mengatakan, razia ini merupakan kegiatan rutin yang mereka lakukan setiap bulan demi mewujudkan visi dan misi Pemkab Asahan yang Religius, Cerdas, Sehat dan Mandiri.

"Ada 17 orang yang terjaring di hotel, penginapan dan warung remang-remang karena tidak bisa tunjukkan kartu identitas. Lima pasangan bukan suami istri, empat orang sepupu, satu penjaga warung dan satu lagi waria," jelas Rosmita, Sabtu (26/10/2019).

Selanjutnya, masyarakat yang terjaring itu dibawa ke Dinas Sosial Kabupaten Asahan untuk didata dan diberikan pembinaan, sebelum akhirnya dikembalikan kepada keluarga masing-masing.

"Dibawa ke kantor Dinas Sosial, dengan harapan mereka yang terjaring mendapatkan efek jera dan tidak melakukan hal serupa lagi nanti," ucapnya.

Sementara itu saat hendak mengamankan seorang waria di Jalan Lintas Sumatera, Kisaran dekat kantor DPRD Asahan, petugas harus kerja keras dan sempat terjadi kejar-kejaran.

Sebab, begitu mengetahui kedatangan petugas, langsung coba melarikan diri agar tidak ikut terjaring dalam razia penyakit masyarakat tersebut.

"Aduh, ampun pak," ucap waria yang mengaku bernama Clara saat hendak dimasukkan dalam truk Satpol PP.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved