Siapa Ayen dan Mak Te? KPK Geledah Rumah Mereka soal Kasus Wali Kota Medan Dzulmi Eldin

Ia mengungkapkan dari lokasi penggeledah kemarin disita sejumlah dokumen proyek dan barang bukti elektronik.

Siapa Ayen dan Mak Te? KPK Geledah Rumah Mereka soal Kasus Wali Kota Medan Dzulmi Eldin
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Kadis Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Medan, Suherman masuk ke Lobi belakang Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut di Jalan AH Nasution Medan untuk diperiksa KPK, Rabu (30/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim penyelidik KPK melakukan penggeledahan di dua tempat berbeda di Medan terkait suap proyek dan jabatan Pemko Medan Tahun 2019 dengan tersangka Walikota Tengku Dzulmi Eldin.

Hal ini disampaikan, Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati Iskak kepada Tribun, Rabu (30/10/2019).

"Sejak kemarin dan hari ini penyidik telah melakukan penggeledahan di dua tempat di kota Medan terkait dengan tindak pidana korupsi suap terkait dengan Proyek dan Jabatan pada Pemerintah Kota Medan Tahun 2019," jelasnya. 

Adapun dua tempat tersebut digeledah pada Selasa (29/10/2019) tim melakukan penggeledahan di rumah seorang saksi bernama Yencel alias Ayen. 

"Pada hari ini penggeledahan di rumah seorang saksi bernama Farius Fendra alias Mak Te di Kota Medan," tuturnya.

Baca: HEBOH RAPBD JAKARTA; 2017 Anggota Dewan Lapar dan Dahaga, 2020 Lem Aibon Bolpoin hingga Reaksi Anies

Baca: Viral Kisah Perempuan Kaki Ayam selama Empat Tahun Lamanya, Tak Dinyana Manfaatnya Luar Biasa

Ia mengungkapkan dari lokasi penggeledah kemarin disita sejumlah dokumen proyek dan barang bukti elektronik.

"KPK mengimbau semua pihak bersikap koperatif, termasuk saksi Farius Fendra yang direncakan akan diperiksa minggu depan," jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa selain penggeledahan, hari ini juga KPK juga masih melakukan pemeriksaan 8 orang saksi untuk tersangka Walikota Medan Tengku Dzulmi Eldin yang dilakukan di Kejati Sumatera Utara.

"Saksi-saksi yang diperiksa masih dikonfirmasi terkait sumber dana yang digunakan walikota medan beserta jajaran untuk melakukan perjalanan dinas ke Jepang yang tidak bersumber dari APDB," pungkasnya.

Namun terkait apa keterlibatan Ayen dan Mak Te, termasuk peran keduanya hingga harus diperiksa kediamannya oleh KPK, belum dijelaskan Yuyuk saat ditanya lebih lanjut. 

KPK turut memeriksa Kabag Hukum Setda Kota Medan Bambang terkait kasus suap terkait proyek dan jabatan tahun 2019 dengan tersangka Wali Kota Tengku Dzulmi Eldin, Rabu (30/10/2019) di Kantor Kejati Sumut, Medan.
KPK turut memeriksa Kabag Hukum Setda Kota Medan Bambang terkait kasus suap terkait proyek dan jabatan tahun 2019 dengan tersangka Wali Kota Tengku Dzulmi Eldin, Rabu (30/10/2019) di Kantor Kejati Sumut, Medan. (TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK)
Halaman
1234
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved