Gubernur Edy Rahmayadi Ajak DPR dan DPD Tutup Pusat Kuliner Merdeka Walk

Gubernur Edy Rahmayadi semakin membulatkan tekat untuk menutup pusat kuliner terfavorit di Kota Medan, Merdeka Walk

Tribunnews
Merdeka Walk dianggap telah menjadi ikon Kota Medan 

Gubernur Edy Rahmayadi Ajak DPR dan DPD Tutup Pusat Kuliner Merdeka Walk

TRIBUN-MEDAN.com - Gubernur Edy Rahmayadi semakin membulatkan tekat untuk menutup pusat kuliner terfavorit di Kota Medan, Merdeka Walk.

Hal tersebut disampaikannya pada acara temu ramah dengan Anggota DPR-RI dan DPD-RI dari daerah pemilihan Sumatera Utara di di Flores Ballroom Hotel Borobudur Jakarta, Senin (4/11/2019).

Ia juga mengajak anggota DPR RI dan DPD RI untuk mendukung perjuangannya menutup Merdeka Walk.

“Lapangan merdeka, ini masih tarik ulur. Saya sama sekali tidak menghendaki merdeka walks di situ. Saya perlu sampaikan ini, jangan nanti bunyi dari anggota DPR RI, bilang Merdeka Walk lagi, berantam lagi sama gubernur,” ucap Edy.

Niatan mengubah wajah Lapangan Merdeka ini diutarakan Edy sejak awal tahun 2019 kemarin.

Menurutnya, fungsi Lapangan Merdeka sendiri bukanlah untuk bisnis, melainkan ruang terbuka untuk tempat berolahraga warga Sumut.

“Saya mohon sama-sama kita merdekakan lapangan merdeka ini demi rakyat Sumatera Utara,” serunya.

Bangunan Sekolah Ambruk, Guru dan Siswa Tewas Tertimbun Puing Bangunan

Ikut Taruhan Makan 50 Telur untuk Dapat Rp 396 Ribu, Pria ini Tewas Kekenyangan

Rocky Gerung Bicara Teori Prabowo Bisa Ambil Alih Kekuasaan, dan Jokowi Sudah Antisipasi

Ikut Taruhan Makan 50 Telur untuk Dapat Rp 396 Ribu, Pria ini Tewas Kekenyangan

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Sumatera Utara, sekaligus pemberian penghargaan TPID Award kepada kabupaten/kota, di Hotel Polonia, Senin (7/10/2019).
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Sumatera Utara, sekaligus pemberian penghargaan TPID Award kepada kabupaten/kota, di Hotel Polonia, Senin (7/10/2019). (Istimewa)

Selain Lapangan Merdeka, Edy juga menyampaikan master plan pembangunan di Sumatera Utara.

Di antaranya pembangunan Sport Centre yang dibangun di atas lahan sebesar 300 hektare.

Di dalam nantinya akan ada stadion bermuatan 50 ribu penonton, berbagai lapangan cabor lain, dan shopping centre.

Ada juga Green Hospital berkelas internasional, agar masyarakat Sumut tak lagi berobat ke Penang dan Singapura.

Untuk Sport Centre ini diperkirakan rampung pada tahun 2023, agar Sumatera Utara layak menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON 2024.

Dalam pertemuan tersebut Gubernur Edy Rahmayadi meminta para anggota DPR-RI dan DPD RI asal Sumut yang berkantor di Senayan untuk turut berkontribusi dalam membangun Sumatera Utara.

"Kami yang berdomisili di Sumatera Utara ini menuntut bapak/ibu sekalian yang duduk di Parlemen untuk dapat membantu apa yang bisa dibantu bagi pembangunan Sumatera Utara," ujar Edy.

Edy menyampaikan bahwa ia berencana menaikkan peringkat Sumatera Utara yang masih berada di tingkat 24 dari 34 provinsi dan mengembalikan kejayaan Sumatera Utara di Tahun 70-an, yaitu menduduki peringkat ke-3 di Indonesia.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved