Maulid Nabi Muhammad SAW
Ini 9 Daerah yang Miliki Tradisi untuk Peringati Maulid, Ada Grebek Maulud di Yogyakarta
Tradisi unik dan menarik tersebut memang selalu rutin dilakukan di beberapa daerah tersebut setiap tahunnya.
Ini 9 Daerah yang Miliki Tradisi untuk Peringati Maulid, Ada Grebek Maulud di Yogyakarta
TRIBUN-MEDAN.com- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini jatuh pada tanggal 9 November 2019. Menyambut peringatan Maulid, biasanya beberapa daerah di Indonesia memiliki tradisi yang selalu dilakukan.
Tradisi unik dan menarik tersebut memang selalu rutin dilakukan di beberapa daerah tersebut setiap tahunnya.
Berikut adalah sembilan tradisi unik dalam menyambut Maulid Nabi Muhammad, seperti TribunJogja.com lansir dari berbagai sumber:
1. Yogyakarta
Grebek Maulud,
Pada upacara puncak ini, sebanyak tujuh gunungan akan dikeluarkan dari Keraton untuk dibawa ke Masjid Gede, Kepatihan dan Puro Pakualaman.
Abdi Dalem Keraton Yogyakarta menyelesaikan proses pembuatan gunungan untuk Grebeg Sekaten di kawasan bangsal Magangan, komplek Keraton Yogyakarta.
Gunungan yang berisi makanan serta hasil bumi tersebut akan dibagikan pada puncak perayaan Sekaten yaitu pada Grebeg Sekaten.
Tujuh gunungan itu terdiri dari Gunungan Putri, Kakung, Darat, Gepak dan Gunungan Pawuhan.
Nantinya, isi gunungan itu akan diperebutkan oleh masyarakat yang telah menanti.
2. Garut, Jawa Barat
Ngalungsur Pusaka,
Di Garut, Jawa Barat, Maulid Nabi Muhammad disambut dengan upacara Ngalungsur, yaitu ritual untuk membersihkan atau menyucikan benda-benda pusaka peninggalan Sunan Rohmat (Sunan Godog/Kian Santang).
Setelah disucikan dengan air bunga, benda pusaka kemudian akan digosok dengan minyak wangi, agar tetap wangi dan tidak berkarat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/baayun-maulid.jpg)