Istri Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Medan Ternyata Sudah Diamankan Polisi
Teka-teki keberadaan istri terduga pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan, akhirnya terjawab.
Dedek dan Dewi diketahui baru dua bulan tinggal di Pasar I Rel Gang Melati VIII No 212 C Lingkungan VI, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan.
Disebutkan warga sekitar, pasangan suami istri ini selalu pergi pagi dan pulang tengah malam.
Tetangga bernama Syahrul (23), yang tinggal bersebelahan dengan Dedek, mengatakan kedua orang itu baru pindah ke rumah tersebut beberapa bulan sebelumnya.
Menurutnya, keluarga Dedek sangat tertutup. Ia hanya sempat bertemu dengan Dedek dan istrinya pada pagi hari, sekitar pukul 08.00-09.00 WIB.
Syahrul bertemu dengan Dedek dan Dewi saat keduanya akan pergi, yang tidak pernah diketahui tujuannya ke mana.
"Enggak tahu kerjanya apa. Katanya ojek online," kata Syahrul, Rabu (13/11/2019).
Ketika berpapasan pun, tegur sapa saja. Dengan rutinitas demikian, dia mengaku tidak mengenal keduanya dengan baik.
"Dia berangkat kerja pagi, pulangnya sering jam 12 malam, jaranglah ngobrolnya," ujarnya.
Syahrul mengaku tidak pernah merasa curiga dengan tetangga barunya itu.
Disebutkannya, ketika berpindah ke rumahnya, Dedek dan Dewi membawa barang dengan satu mobil pikap.
"Ada lah pernah kemarin kayak mukul-mukul dinding, mungkin pasang paku. Selebihnya tak ada," sebutnya.
Syahrul menjelaskan bahwa sekitar tiga minggu yang lalu kawan-kawan pelaku berkunjung ke rumah Dedek.
Kawan-kawan Dedek itu menggunakan sepeda motor dan saat itu, kondisi pintu rumahnya dibuka.
"Ada kawannya dua atau tiga sepeda motor datang. Mereka datang dengan cara berboncengan," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, polisi menggeledah rumah kontrakan Dedek di No 212 C Lingkungan VI, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan yang merupakan milik seorang warga bernama Fauziah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/polisi-sita-koper-dan-beberapa-barang-dari-rumah-sewa-pelaku-bom-bunuh-diri.jpg)