TERNYATA Ini Alasan Menteri BUMN Erick Thohir Ajak Ahok Kelola BUMN Energi, Aktif Mulai Desember

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkap alasannya mengajak Ahok menjadi petinggi di BUMN bidang energi.

Tayang:
Editor: Tariden Turnip
Instagram @baskuibtp
TERNYATA Ini Alasan Menteri BUMN Erick Thohir Ajak Ahok Kelola BUMN Energi, Aktif Mulai Desember. Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok hadiri pelantikan mantan stafnya, Ima Mahdiah, yang kini jadi Anggota DPRD DKI Jakarta. 

TERNYATA Ini Alasan Menteri BUMN Erick Thohir Ajak Ahok Kelola BUMN Energi, Aktif Mulai Desember

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkap alasannya mengajak mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok menjadi petinggi di BUMN bidang energi.

Melansir youtube kompas tv, Erick mengungkapkan bahwa di BUMN dengan 142 perusahaan memerlukan figur yang bisa menjadi pendobrak, seperti Ahok.

“Kita harapkan ada perwakilan yang memang punya track record pendobrak,” ungkap Erick Thohir, di Istana Negara Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Menurut Erick, saat ini diharapkan ada perwakilan yang memang punya track record pendobrak.

Itu guna mempercepat hal-hal seperti menekan energi dan membuka lapangan kerja dengan cara berpartner.

Bukan BUMN yang kemudian merekrut pekerja.

“Segera ditetapkan, nanti awal Desember.

Beliau (Ahok) tokoh konsisten, yang sudah jelas track record yang bisa terus membangun,” ujar Erick.

Erick mengaku sudah melapor kepada Presiden Joko Widodo soal Ahok yang akan menjadi bos di salah satu pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Semuanya dilaporkan kepada beliau," kata Erick.

Erick mengaku belum bisa berbicara Ahok akan ditempatkan di BUMN mana.

Ia juga enggan menjawab saat ditanya apakah Ahok akan diplot sebagai komisaris atau direksi.

Erick hanya menegaskan, keputusan final terkait jabatan Ahok akan ditentukan dalam sidang Tim Penilai Akhir (TPA) di Istana yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi.

"Semua ada TPA-nya, nanti kita lihat," kata dia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved