Trimedya Panjaitan Minta Kapolri Atur Anggotanya Supaya Tak Berperut Buncit

"Lihat kapolda, kapolres yang perutnya buncit itu suruh kurusin, jangan cuma soal kemewahan," ujar dia.

Humas Polda Jatim
Polisi gendut jalani program diet di SPN Mojokerto 

Trimedya Panjaitan Minta Kapolri Suruh Anggotanya Tak Berperut Buncit

TRIBUN-MEDAN.com - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ( PDI-P) Trimedya Panjaitan menyampaikan masukan kepada Kapolri terkait bentuk tubuh dan cara berpakaian polisi.

Hal ini disampaikan Trimedya dalam rapat kerja pertama Komisi III bersama Kapolri dan seluruh Kapolda seluruh Indonesia, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Ia mengaku, lebih suka melihat seragam polisi dimasukkan agar terlihat rapi.

"Dari zaman mas Tito Karnavian baju dikeluarin tapi kalau saya lihat polisi lebih sreg baju dimasukin lagi, lebih rapi kelihatannya, lebih dekat dengan rakyat," kata Trimedya.

Selain itu, Trimedya meminta, Idham Azis mengimbau seluruh anggota kepolisian tidak berperut buncit.

Menurut dia, hal itu perlu diimbau oleh Kapolri, selain surat edaran untuk tidak hidup hedonis.

Politikus PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan di Cikini, Jakarta, Sabtu (18/2/2017)
Politikus PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan di Cikini, Jakarta, Sabtu (18/2/2017) (Tribunnews.com/ Eri Komar Sinaga)

"Lihat kapolda, kapolres yang perutnya buncit itu suruh kurusin, jangan cuma soal kemewahan," ujar dia.

Sebelumnya, Mabes Polri menerbitkan Surat Telegram Nomor : ST/30/XI/HUM.3.4./2019/DIVPROPAM tertanggal 15 November 2019 yang berisi peraturan disiplin anggota Polri, kode etik profesi Polri, dan kepemilikan barang mewah oleh pegawai negeri di Polri.

Surat telegram itu ditandatangani oleh Kadiv Propam Polri Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

"Ya benar," kata Irjen Listyo Sigit saat dikonfirmasi, Minggu (17/11/2019), dikutip dari Antara.

Surat telegram itu menyebutkan bahwa Polri meminta jajarannya untuk bersikap sederhana sejalan dengan cita-cita mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih.

Polri juga meminta para pegawai negeri di lingkungan Polri untuk bersikap antikorupsi dan menerapkan pola hidup sederhana untuk mewujudkan pegawai negeri yang profesional dan bersih.

Rapat pertama Kapolri Idham Azis dan seluruh Kapolda bersama Komisi III DPR di Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).
Rapat pertama Kapolri Idham Azis dan seluruh Kapolda bersama Komisi III DPR di Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019). (KOMPAS.com/Haryantipuspasari)

Hukuman bagi Puluhan Polisi Gendut, Digembleng di SPN hingga Masuk Kamp Penghancuran Perut Buncit  

Sebelumnya di Polda Jatim berusaha  mengembalikan bentuk tubuh ideal 50 anggota polisi yang bertubuh gemuk di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto Jatim.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved