Viral Medsos
Kunjungan Paus Fransiskus ke Thailand dan Jepang, Tonton Live Streamingnya di Sini
Fakta-fakta kunjungan Paus Fransiskus Pemimpin Gereja Katolik Roma itu dalam turnya ke Asia, melalui lIVE STREAMING berikut
Fakta-fakta dalam kunjungan Paus Fransiskus di Asia
- Kunjungan ke Thailand (dan Jepang) adalah lawatan ke-32 Paus Fransiskus ke berbagai negara sekaligus yang ketiga (dan keempat) ke Asia. Sebelumnya, Paus pernah mengunjungi Myanmar dan Sri Lanka.
- Paus pertama yang mengunjungi Thailand adalah Paus Yohanes Paulus II pada 1984 atau 35 tahun silam.
- Gereja Katolik Thailand berdiri saat pendirian Vikariat Apostolik (semacam kedutaan Vatikan) Siam pada 1669 (350 tahun silam). Hingga kini, jumlah umat Katolik di Thailand sekitar 400 ribu orang atau 0,5 persen dari seluruh populasi. Yang tertinggi adalah Buddha dengan lebih dari 90 persen.
- Paus Fransiskus akan bereuni dengan Suster Ana Rosa, sepupunya. Biarawati itu sudah bertugas di Thailand sejak 1966. Selama kunjungan, Suster Ana Rosa mendampingi Paus sekaligus menjadi penerjemah.
- Popemobile (mobil kepausan) yang akan dipakai menyapa warga di sepanjang jalan adalah pikap Nissan yang dirakit di Thailand. Mobil itu tidak antipeluru karena Paus ”rela berkorban agar dekat dengan umat”. Mobil kepausan dibuat antipeluru setelah percobaan pembunuhan Paus Yohanes Paulus II pada 1981.
"Sawadee!"
Kedatangan Paus asal Argentina itu menimbulkan kegairahan di kalangan Katolik Thailand, di mana mereka memadati jalanan Bangkok dekat Kedutaan Besar Vatikan.
Sambil menunggu iring-iringan rombongan, ada umat yang mengenakan kostum maskot mirip Fransiskus, dan seorang anak berteriak "Sawadee Pa (Halo Bapa)!"
Pada Kamis (21/11/2019), dia akan bertemu dengan kepala pemuka agama Buddha, Pemimpin Tertinggi ke-20 Somdej Phra Maha Muneewong.
Kemudian, Paus pertama dari Serikat Jesuit itu akan menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha, serta Raja Maha Vajiralongkorn.
Dia akan mengakhiri agenda Kamis dengan menggelar misa massal di stadion nasional, di mana puluhan ribu umat bakal memadatinya.
Tak hanya itu, etnis Karen Kristen dari utara Thailand, pengungsi Katolik Vietnam, dan umat dari negara lain diprediksi bakal datang.
Pada Jumat (22/11/2019), dia akan bertemu dengan para imam dan uskup seantero Negeri "Gajah Putih", dan berakhir menghelat misa berorientasi kaum muda di katedral.
Keesokan harinya, dia akan bertolak ke Jepang di mana dia akan mengunjungi Hiroshima serta Nagasaki, dua kota yang sempat luluh lantak dihantam bom atom pada Perang Dunia II.
Lebih dari 140.000 orang tewas di Hiroshima. Sementara di kota pelabuhan Nagasaki, korban meninggal yang tercatat mencapai 74.000.
Paus Fransiskus yang sempat berharap mengabdi di Negeri "Sakura" sempat menyerukan agar senjata nuklir, yang dia sebut "tak bermoral", dilarang.
Adapun sejak terpilih pada 2013, dia mengunjungi Filipina dan Sri Lanka pada 2014, disusul dengan Myanmar serta Bangladesh di 2017.
Artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha dan Mendarat di Thailand, Paus Fransiskus Mulai Rangkaian Tur Asia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/paus-fransiskus-di-bangkok-thailand.jpg)