Jaring Bibit Potensial PON 2024, Pengrov WI Sumut Gelar Kejuaraan Wushu Sanda

Aura kebahagiaan tak dapat disembunyikan para atlet yang berhasil meraih medali pada Kejuaraan terbuka Wushu Sanda

Tayang:
Penulis: Chandra Simarmata |
Istimewa
Para atlet Wushu Sanda berfoto bersama perwakilan KONI Sumut, pengurus WI serta ada juri dan pelatih pada Kejuaraan terbuka Wushu Sanda antar Pelajar di Center Piece Merdeka Walk Medan, 22-24 November 2019 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aura kebahagiaan tak dapat disembunyikan para atlet yang berhasil meraih medali pada Kejuaraan terbuka Wushu Sanda antar Pelajar yang tuntas digelar di Center Piece Merdeka Walk Medan, Minggu (24/11/2019) malam.

Ajang yang diikuti ratusan pelajar se-Sumatera Utara ini sukses menjaring para juara sebagai bentuk regenerasi atlet untuk persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 saat menjadi tuan rumah bersama Aceh.

Ketua Umum Pengrov Wushu Indonesia (WI) Sumut, Darsen Song mengucapkan selamat kepada para pesanda yang berhasil meraih medali juara. Dia mengapresiasi kerja keras dan usaha para atlet untuk bisa meraih juara pada kejuaraan yang berlangsung sejak hari Jumat ini.

"Selamat pada adek-adek yang jadi pemenang, baik yang juara tiga maupun juara tiga, anda juga pemenang dari kejuaraan ini," ujarnya usai kejuaraan.

Dalam wejangannya, Darsen juga mengingatkan agar atlet-atlet muda Sumut semakin giat berlatih. Dia mengatakan bahwa atlet wushu pelajar merupakan aset berharga yang dimiliki Sumut untuk persiapan PON 2024.

Karena itu, dengan berlatih serius, dia berharap nantinya atlet muda Sumut bisa menjadi andalah untuk tetap mempertahankan prestasi wushu yang selama ini telah ditorehkan oleh para seniornya.

"Yang sudah juara jangan cepat berpuas diri, yang belum berhasil jangan parah semangat, karena kalian adalah aset untuk persiapan jangka panjang PON 2024 saat Sumut jadi tuan rumah. Yang akan bertanding di 2024 nanti adalah kalian semua, apalagi wushu akan dipertandingkan di Medan," tegasnya dihadapan para atlet.

Lebih lanjut, dalam persiapan menuju PON 2024, Darsen juga tetap mengharapkan dukungan dari seluruh pengcab dan sasana dalam melakukan pembinaan atlet di daerah. Menurutnya tanpa adanya sinergitas di daerah akan sulit untuk bisa meningkatkan prestasi wushu Sumut. Selain itu, dia juga berterima kasih atas dukungan semua pihak termasuk KONI Sumut, sponsor dan perangkat pertandingan sehingga kejuaraan antar pelajar ini bisa sukses digelar.

"Harapannya dengan kejuaraan yang digelar ditempat terbuka ini maka wushu semakin populer dan semakin memasyarakat sehingga prestasi wushu Sumut yang selama ini sudah meraih prestasi Nasional bisa dipertahankan," tutupnya.

Diwawancara usai laga, salah satu atlet peraih medali emas, Michael Simamora mengaku bangga bisa meraih emas di kelas 48 kg putra. Menurutnya latihan kerasnya selama ini tidak sia-sia dan berhasil meraih juara di ajang tingkat Sumut.

"Pastinya Senang dan bahagia, karena usaha selama ini tak sia-sia. Final tadi lawan atlet Tobasa, lumayan berat, tapi strategi dan instruksi dari pelatih agar mengeluarkan tendangan yang tepat begitu juga dengan bantingan berhadi dan bisa juara," ujarnya.

Atlet PPLP Sumut yang juga siswa kelas X SMAN 15 Medan mengatakan, usai kejuaraan terbuka Wushu 2019 ini dia akan kembali berlatih untuk mempersiapkan diri menuju kejuaraan daerah (Kejurda) Sanda bulan Januari 2020 mendatang. Dia pun bertekad bisa kembali meraih prestasi demi menggapai impiannya berlaga di ajang lebih bergengsi lainnya.

"Impian saya jadi atlet yang bisa berlaga di PON, hingga ajang internasional seperti Sea Games dan Asian Games. Semoga Wushu Sumut makin sukses di PON dan ke depan saya bisa bermain di PON 2024 saat Sumut jadi tuan rumah," kata atlet asal daerah Nagaraga Humbahas yang juga peraih medali emas kejuaraan Piala Walikota September lalu di YKWI ini.

Tak Khawatir Kekurangan Atlet

Sekretaris Umum KONI Sumut Chairul Azmi Hutasuhut mengatakan dengan digelarnya kejuaraan terbuka Wushu Sanda 2019, Sumut otomatis memiliki stok atlet potensial untuk dipersiapkan lebih baik lagi menuju PON 2024. Dengan demikian pengprov WI Sumut tidak lagi khawatir kekurangan atlet muda potensial untuk dibina.

"Dengan hasil ini, Sumut tidak khawatir lagi kekurangan atlet Wushu Sanda menuju PON 2024 mendatang," ujar Chairul yang mewakili ketua umum KONI Sumut John Ismadi Lubis.

Chairul Azmi juga mengapresiasi digelarnya kejuaraan Wushu sanda antar pelajar se Sumut di tempat terbuka seperti Merdeka Walk. Sebelumnya Kejuaraan Wushu juga pernah digelar di Mall Center Point Medan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved