Meski Sudah Berusia 98 Tahun, Dokter di Perancis Ini Tetap Buka Praktik dan Layani Pasien

Terlihat tidak mempunyai masalah kesehatan di dirinya sendiri, Dokter Chenay bahkan tidak menggunakan kacamata saat menatap pasien.

Editor: Ayu Prasandi
reuteurs via Asia One
meski usianya sudah nyaris mendekati satu abad atau 98 tahun, dia masih membuka praktik di kawasan pinggiran Paris, Perancis. 

Meski Sudah Berusia 98 Tahun, Dokter di Perancis Ini Tetap Buka Praktik dan Layani Pasien

TRIBUN-MEDAN.com- Usia tak menjadi hambatan bagi orang untuk terus melakukan kebaikan.

Mungkin hal tersebut yang coba diterapkan Dokter Christian Chenay.

Kini, meski usianya sudah nyaris mendekati satu abad atau 98 tahun, dia masih membuka praktik di kawasan pinggiran Paris, Perancis.

Terlihat tidak mempunyai masalah kesehatan di dirinya sendiri, Dokter Chenay bahkan tidak menggunakan kacamata saat menatap pasien.

Sering Minum Kopi Sebelum Sarapan atau Saat Perut Kosong? Ini Penjelasan Dokter

Dilansir Reuters via Asia One Sabtu (23/11/2019), dia menuturkan tidak betah menjalani kehidupan pensiun dan berkumpul bersama lansia lain.

"Jika Anda berumur 60 tahun, Anda akan ditempatkan bersama dengan orang tua lain," tutur pria 98 tahun itu memulai perbincangan.

"Suatu hari, Anda akan bermain kartu. Kemudian hari berikutnya sudoku. Anda akan jadi idiot! Karena itu, saya tetap jadi dokter," ujarnya.

Berasal dari Angers, daerah di barat Perancis, Chenay pertama kali bekerja sebagai tukang las sebelum ke dunia medis.

Akan Berusia 20 Tahun, Ternyata Ini Keinginan Iqbaal Ramadhan

Dia sempat mendapatkan lisensi sebagai spesialis radiologi, sebelum kemudian memutuskan membuka praktik dokter umum.

Ruang praktiknya tidak menggunakan canggih. Terdapat mesin faks. Namun, tidak ada komputer yang diletakkan di meja.

Meski begitu, Chenay mengaku dia masih tetap memperbarui kemampuannya melalui jurnal medis yang diperoleh secara daring.

Satu-satunya "kecanggihan" yang dirasakan adalah pasien biasanya mencari sendiri gejala [enyakit mereka di internet, dan datang kepadanya minta obat.

Para pasiennya berkata, mereka harus berjuang mendapatkan jasanya di Chevilly-Larue, kota berpopulasi 19.000 dengan tiga dokter.

Inilah Respons Ustaz Yusuf Mansyur Terkait Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina

Karena itu, mereka pun memutuskan mengantri lebih awal, di mana sang dokter menjanjikan menemui 20 pasien pertama.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved