Kesehatan

Bahaya Lain Minuman Energi bagi Kesehatan, Faktor Risiko Tekanan Darah Tinggi hingga Kejang

Bahaya Lain Minuman Energi bagi Kesehatan, Faktor Risiko Tekanan Darah Tinggi hingga Kejang

Editor: Salomo Tarigan
ilustrasi/net/tribunpekanbaru
Bahaya Lain Minuman Energi bagi Kesehatan, Faktor Risiko Tekanan Darah Tinggi hingga Kejang 

Bahaya Lain Minuman Energi bagi Kesehatan, Faktor Risiko Tekanan Darah Tinggi hingga Kejang

TRIBUN-MEDAN.COM - Bahaya Lain Minuman Energi bagi Kesehatan, Faktor Risiko Tekanan Darah Tinggi hingga Kejang

//

Mereka yang gemar berolahraga atau ingin menambah stamina dengan cepat kerap memilih minuman energi.

Euro 2020 - Hasil Drawing Euro 2020 Perancis, Portugal dan Jerman dalam Satu Grup, Pembagan Tim

JADWAL & Link Live Streaming Jelang Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam, Penentu ke Semifinal Sea Games

Turis Asing Ditangkap Usai Pukul Sekuriti di Bali, Sempat Ribut-ribut dengan Tukang Ojek

Bahaya Lain Minuman Energi bagi Kesehatan, Faktor Risiko Tekanan Darah Tinggi hingga Kejang
Bahaya Lain Minuman Energi bagi Kesehatan, Faktor Risiko Tekanan Darah Tinggi hingga Kejang (intisarionline)

Namun, sebaiknya hindari minuman ini untuk anak-anak karena efeknya bisa fatal. 

Minuman dalam kemasan ini berbahaya bagi anak.

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan, ribuan anak menghadapi ancaman kesehatan serius dan berpotensi kematian akibat mengonsumsi minuman berenergi. 

BERITA JOKOWI: Ibu Berani Tarik Tangan Jokowi di Keramaian Jadi Sorotan, Reaksi Paspampres, Videonya

PERSIB HARI INI: Jelang Persib Bandung vs Persela Lamongan, Ezechiel N Douassel dan 2 Pemain Absen

Lebih dari 5.000 kasus orang jatuh sakit akibat minuman energi yang telah dilaporkan di Amerika Serikat antara 2010 dan 2013, dan hampir setengah dari kasus tersebut merupakan anak-anak.

Demikian hasil studi yang dipresentasikan pada pertemuan Asosiasi jantung Amerika, Senin (17/11/14).

Efek samping serius minuman ini, antara lain, kejang, irama jantung yang tidak teratur, serta tekanan darah yang sangat tinggi.

Efek samping itu biasanya ditemukan pada anak berusia kurang dari 6 tahun yang mengonsumsi minuman itu tanpa menyadarinya.

"Mereka tidak pergi ke toko dan membelinya. Mereka menemukannya di dalam lemari es, atau ditinggalkan oleh orangtuanya di meja," kata rekan penulis studi, Dr Steven Lipshultz, Kepala Dokter Anak di Rumah Sakit Anak Michigan. 

Baca: BEDA SPESIFIKASI Galaxy A50s dan A30s, Samsung Resmi Perkenalkan Produk Ponsel Baru - Keunggulannya

Minuman dalam kemasan berbahaya bagi anak?

Minuman energi biasanya mengandung kadar gula yang tinggi dan kafein sedikitnya sama dengan yang terdapat pada secangkir kopi. 

Namun, efek peningkatan energi yang cepat dari minuman ini berasal dari campuran bahan-bahan lainnya, mulai dari taurin dan l-carnitine, asam amino, sampai ginseng. 

Sumber: Nakita
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved