Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin, 2 Saksi Bilang Mobil Melintas dengan Kencang

Ada dua orang warga Dusun II yang melihat mobil tersebut melaju kencang.

kolase/tribunnews
VIDEO DETIK-DETIK PENEMUAN Mayat Hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin Diduga Korban Pembunuhan 

"Padahal jalan di dusun tersebut tidak beraspal,"ujarnya.

Ia juga menyatakan sampai saat ini, Polsek Kutalimbaru sudah memeriksa sebanyak 6 saksi dari warga sekitar.

"Betul, sudah 6 orang yang kita periksa sebagai saksi. Termasuk orang yang melihat korban jam 05.30 WIB di lokasi kejadian,"kata Kapolsek Kutalimbaru AKP Bitler Sitanggang, Selasa (3/12/2019) seraya menyatakan Polda Sumut mungkin ada periksa saksi juga.

Ia mengatakan sampai sekarang pihaknya belum menerima hasil autopsi dari pihak rumah sakit Bhayangkara. "Kita juga masih menunggu hasilnya. Jadi tolong sabar ya,"ujarnya.

Orang nomor satu di Polsek Kutalimbaru ini mengaku kalau Hakim PN Medan Jamaluddin merupakan korban pembunuhan mengingat posisi jasad korban berada di bangku tengah dan cuma sendiri di dalam mobil.

"Dugaan Jamaluddin merupakan korban pembunuhan. Tidak mungkin kecelakaan. Karena dia sendiri di dalam mobil. Lagipula, tidak ada bercak darah. Kalau dengan kondisi mobil seperti itu, pasti ada bercak darah, dan ini tidak ada. Berarti bukan kecelakaan,"terang Bitler.

Ia berharap wartawan untuk bersabar karena pihaknya masih melakukan penyelidikan dalam pengungkapan kasus tewasnya Humas PN Medan.

"Kalau ada informasi baru, pasti saya akan bagikan. Karena tugas saya akan terbantu dengan adanya wartawan,"katanya.

Sementara itu, Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan mengamankan beberapa saksi beserta barang bukti.

"Saksi ada kami amankan.

Kalau tidak salah jumlahnya secara keseluruhan ada 18 orang. Ada juga kita amankan barang bukti," ujarnya.

Mengenai nama dari saksi yang diperiksa, pria dengan melati dua di pundaknya ini tidak mau memberitahukan. Begitu juga dengan barang bukti yang diamankan.

"Kami juga ada menyerahkan barang bukti ke labfor untuk diselidiki,"ujarnya.

Mengenai apakah kematian Humas PN Medan ada sangkut pautnya dengan cinta segitiga, MP Nainggolan menyatakan pihaknya belum bisa memberi komentar.

"Itu saya belum tahu,"ucapnya singkat.

(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved