Alung Harahap Dibunuh dengan Leher Digorok Cutter, Ini Kata Polisi Soal Pelaku Terekam CCTV
Malang benar nasib perempuan berinisial AH (25) yang ngekos di Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Malang benar nasib perempuan Alung Harahap (25) yang ngekos di Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.
Korban ditemukan tewas bersimbah darah pada Rabu (4/12/2019).
Dia diguga tewas akibat digorok menggunakan pisau cutter oleh teman dekatnya.
Informasi yang dihimpun, dalam keseharian korban sehari-hari sering terlihat bersama seorang laki-laki yang merupakan teman dekatnya.
Tapi belum bisa dipastikan apakah laki-laki yang sering bersamaan, apakah memang benar pacarnya atau tidak.
Karena beberapa warga sekitar menyebut, korban jarang berkomunikasi sama warga lain disekitar lokasi.
• Seorang Wanita Tewas Bersimbah Darah, Digorok di Kamar Kos Diduga Kuat Dibunuh Teman Dekat
Sekitar pukul 11.57 WIB, satu unit sepeda motor bebek berwarna hitam yang tampak terparkir di depan seberang kos-kosan di pinggir parit tampak diangkut oleh pihak kepolisian ke dalam mobil dobel cabin milik polisi.
• Ini Identitas Wanita yang Dibunuh di Kamar Kos, Leher Digorok Pakai Pisau Cutter
Sepeda motor yang diangkut itu, diyakini milik teman dekat AH atau pacar yang merupakan pelaku pembunuhan terhadap korban.
Untuk memastikan siapa pelaku pembunuhan, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto mengatakan pihaknya akan mencari CCTV disekitar lokasi.
• BREAKINGNEWS: Terdengar Suara Teriakan, Wanita Ditemukan Tewas dengan Luka Mengerikan di Medan
• Polisi Beberkan Gerak-gerik Pelaku setelah Membunuh AH di Kamar Kosan Medan Petisah
"Kami sudah mencari beberapa alat bukti seperti CCTV termonitor," kata Eko di TKP, Rabu (4/12/2019).
"Kita akan memantau melalui CCTV, apa yang dilakukan pelaku sebelum dan sesudah menghabisi nyawa korban," sambungnya.
Dijelaskan Eko bahwa pelaku keluar dan masuk ke dalam kos-kosan korban melalui pintu belakang, bukan melalui pintu depan yang ramai orang berlaku lalang melintas.
Dimana dari arah pintu belakang itu, lokasi tampak lebih sepi dan merupakan tembok belakang rumah orang disekitar lokasi kejadian.
"Pelaku keluar dan masuk lewat pintu belakang setelah itu dia kabur," ungkap Eko.
Sampai saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus pembunuhan yang dialami korban anak kos-kosan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jenazah-ah-saat-dibawa-oleh-tim-inafis-untuk-dilakukan-autopsi.jpg)