Cerita Seleb

Lahir dari Sebuah Desa Kecil, Mimpi Besar Marie Fredriksson Tercapai Bersama Roxette

Saat mulai remaja, dia memilih sekolah musik, di mana dia berteman dengan siswa dari bagian teater dengan membuat lagu untuk penampilan amatir mereka.

Tayang:
Editor: Ayu Prasandi
The Sun
Marie Fredriksson, vokalis Roxxete 

Lahir dari Sebuah Desa Kecil, Mimpi Besar Marie Fredriksson Tercapai Bersama Roxette

TRIBUN-MEDAN.com- Lahir pada 30 Mei 1958, di sebuah desa kecil di Swedia bernama Ossjo, Marie Fredriksson merupakan anak bungsu dari lima bersaudara.

Kesibukan orang tuanya membuat Fredriksson kecil menghabiskan lebih banyak waktu bersama saudara dan temannya.

Di sinilah ia mulai belajar cara bernyanyi, membaca notasi, dan bermain alat musik.

Saat mulai remaja, dia memilih sekolah musik, di mana dia berteman dengan siswa dari bagian teater dengan membuat lagu untuk penampilan amatir mereka.

Mengapa Junk Food Berbahaya Bagi Kesehatan? Simak Penjelasannya

Tidak adanya vokalis yang bisa mencapai nada yang dibuat Fredriksson, membuat dia akhirnya bergabung dalam musikal tersebut dan tampil di seluruh bagian Swedia.

Setelah itu, awalnya, Fredriksson sempat diragukan saat ingin membentuk duo.

Namun bersama penulis lagu dan penyanyi Per Gessle, mereka membentuk Roxette pada 1986, yang ternyata meraih sukses di Swedia dan yakin akan meraih sukses di skala internasional.

“Orang Swedia mengkritik dengan berkata bahwa kami tidak akan berhasil, tapi mereka salah,” ujar Fredriksson kepada The Los Angeles Times pada 1990.

Ini Faktanya Duo ini benar-benar meraih sukses di panggung musik internasional dengan album mereka Look Sharp! (1988) dan Joyride (1991).

Tayang 19 Desember, Ernest Prakasa Ungkap Kisah di Balik Film Imperfect

Serta enam lagu hits di chart Billboard Hot 100, yakni “The Look”, “Listen to Your Heart,” “Dangerous,” “It Must Have Been Love,” “Joyride,” dan “Fading Like a Flower (Every Time You Leave)”.

Lagu “It Must Haven Been Love” sangat populer dan menjadi soundtrack film sukses Pretty Woman yang dibintangi oleh Julia Roberts dan Richard Gere pada 1990-an.

Fredriksson pernah menyebut Billie Holiday, Ella Fitzgerald, dan Chick Corea sebagai musisi yang memberi pengaruh pada awal ia bermusik.

Dia juga menyukai Mick Jagger dan Tina Turner atas kemampuan menyanyi serta penampilan mereka di panggung yang penuh kharisma.

Setelah kepopuleran dan kesuksesan itu, karier Fredriksson mulai menurun pada 2002 saat dia mengalami kejang dan mematahkan tengkoraknya di kamar mandi.

Jika Terpilih Jadi Pelatih PSMS Medan, Philip Hansen Fokus Pilih Pemain Lebih Dulu

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved