Breaking News

Sudah Dilayani Wanita AK (20) di Kamar Kos, Tapi Ditya (22) tak Ada Uang, Saat Ditagih Malah Ditikam

Kronologi Semmy Ditya Carlos (SDC), pria 20 tahun, membacok seorang pekerja seks komersial (PSK) di Palembang berinisial AK (22 tahun).

Editor: AbdiTumanggor
VIA TRIBUN SUMSEL
Ditya saat ditangkap dan dimasukkan ke sel (kiri) 

"Aku langsung ambil pisau dan menusuknya, setelah itu kabur. Aku pusing karena ditagih, karena waktu itu tidak ada uang," kata Ditya, ketika berada di Mapolsek Kemuning, Kamis (12/12/2019).

"Karena kesal, aku ambil pisau di kosan korban dan langsung aku bacok korban".

Usai ditusuk, AK berteriak minta tolong hingga akhirnya banyak warga berhamburan keluar.

Tanpa berpikir, pelaku ini pun melarikan diri meskipun tanpa busana.

"Baju dan celana tinggal di sana semua, saya langsung kabur pulang," ujar dia.

"Aku saat itu panik, terlebih korban sudah aku bacok tetapi sempat teriak. Makanya aku kabur dan pakaian semuanya aku tinggal di kosan korban," katanya.

Penjelasan polisi

Tiga hari usai kejadian, Ditya ditangkap polisi berbekal identitasnya yang tertinggal di kosan korban.

Setelah membacok korban menggunakan pisau dapur, SDC langsung kabur.

Tanpa mengenakan sehelai pakaian, tersangka kabur dari kosan korban.

Pelaku saat itu panik karena saat membacok, korban sempat berteriak meminta tolong.

Pelaku saat ini diamankan di Polsek Kemuning Palembang, Kamis (12/12/2019).

Kapolsek Kemuning Palembang AKP Robert Sihombing menuturkan, penganiayan terhadap korban yang dilakukan tersangka berawal dari perkenalan keduanya melalui aplikasi perkenalan Michat.

"Saksi dari pegawai kosan, sempat mendengar teriakan korban. Saat akan menuju ke kamar korban, tersangka ini langsung keluar dari dalam kamar tanpa busana."

"Saksi sempat akan menangkap tersangka tetapi berhasil kabur," ujar Robert.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved