Irjen Martuani Sormin Sah Menjabat Kapolda Sumut
Irjen Martuani Sormin resmi dilantik menjabat Kapolda Sumut menggantikan Irjen Agus Andrianto
Irjen Pol Martuani Sormin yang dihubungi melalui selulernya, mengatakan akan memberikan pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang terbaik bagi seluruh warga Sumut.
Tidak hanya itu, kini orang nomor satu di jajaran Polda Sumut itu juga meminta dukungan dan doa restu dari seluruh warga Sumut, untuknya menjalankan tugas sebagai Kapolda Sumut.
"Sebagai Bhayangkara Negara, kami akan memberikan pelayanan kamtibmas terbaik kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara. Mohon dukungan doa dan restunya," katanya.
Terpisah, Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, usai dilantik sebagai Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin selanjutnya akan melakukan memori serah terima bersama Irjen Pol Agus Andrianto.
Setelah itu, lanjut dia, Irjen Pol Martuani Sormin baru resmi menjalankan tugasnya sebagai Kapolda Sumut. "Kemungkinan dalam beberapa hari ini memori serah terima itu akan dilakukan," pungkasnya.
Pesan Irjen Agus sebelum Tinggalkan Sumut
Sebelumnya, pada hari terakhir tugas sebagai Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto melakukan kegiatan untuk bertemu dengan masyarakat dan wartawan.
"Pada kesempatan ini, saya ucapkan terimakasih dan beri penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga saya dan peran serta rekan media sangat penting sebagai pilar keempat demokrasi," katanya saat di acara Family Gathering dengan wartawan di Budaya Resto, Sabtu (14/12/2019).
Secara pribadi, kata Agus, dirinya mendukung kegiatan untuk menjaga Kamtibmas dan hal tersebut berdasar keberimbangan kesejukan informasi pada publik.
Ia mengaku banyak hal yang belum bisa dilayani dengan baik pada kesempatan saat menjabat sebagai Kapolda Sumut.
"Pada kesempatan ini, saya mohon maaf kepada media, terutama dalam hal komunikasi.
Sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sumut atas kekurangan di masa periode menjabat,"ujarnya.
"Kalau boleh menitip pesan, kita jaga persatuan dan kesatuan. Jangan sampai informasi jadi kontraproduktif. Pertimbangkan dampaknya. Terutama yang menyangkut masalah agama," katanya.
Sumut, sambungnya, adalah miniatur Indonesia maka dari itu harus dijaga.
"Ingatkan Wali Kota Medan untuk menerima investor. Jangan bikin orang takut berinvestasi di Sumut, khususnya Kota Medan,"ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/irjen-pol-drs-martuani-sormin_20180125_222835.jpg)