Ancaman Teror Sasar Erick Thohir Setelah Copot Petinggi BUMN, Antara Amanah dan Godaan
Ancaman Teror Sasar Erick Thohir Setelah Copot Petinggi BUMN, Antara Amanah dan Godaan
"Saya tidak pernah melarang direksi BUMN enggak makan enak,enggak pernah melarang," katanya.
Ia membolehkan para petinggi BUMN tersebut menikmati kekayaan selama perusahaan yang dimpimpinnya banyak menghasilkan keuntungan dan berkembang.
"Tetapi kalau BUMNnya sakit, apa pantas, kemana-mana naik business class, bahkan first class," ujar Erick Thohir
Untuk menegaskan hal tersebut, Erick akui dirinya telah membuat surat edaran.
Di antaranya adalah surat edaran soal pemilihan kelas saat berpergian menggunakan pesawat.
Kemudian soal tata cara penjamuan makanan yang harganya harus masuk akal sesuai dengan acara yang digelar.
"Makannya kemarin saya buat edaran, bahwa kalau BUMNnya sehat boleh bisnis, cuman kalau sakit ekonomi ," tutur Erick Thohir.
"Bagaimana kita cut cost (potong anggaran), itu yang akan menyehatkan," tambahnya.
• BAU MULUT, Gusi Bengkak? Selain Berkumur Lemon, Berikut 4 Cara Mengatasi Seputar Masalah di Mulut
Persoalan Suvenir BUMN
Ketika membahas soal kesiapan para pimpinan BUMN mengubah gaya hidup mereka di BUMN, Erick Thohir mengatakan semua tergantung kepada individu pimpinan masing-masing.
"Saya enggak tahu tergantung pimpinannya," kata Erick Thohir.
Ia kemudian membahas masalah pembagian suvenir yang pernah terjadi di era kementerian BUMN di masal lalu.
• Arsy Piawai Tirukan Tingkah Fans saat Minta Foto dan Praktikkan Cara Endorse Barang, Ashanty Heran
Kegiatan bagi-bagi suvenir dengan harga yang tak wajar disayangkan oleh Erick Thohir.
"Sama juga kemarin saya buat surat edaran mengenai suvenir," terangnya.
"kalau ini perusahaan TBK memberi suvenir ke publik kan suvenir itu bukan sesuatu yang mewah."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/erick-thohir_tkn-jokowi_maruf.jpg)