Sebanyak 21 Gereja di Kota Medan Mendapat Penjagaan Prioritas

Untuk memastikan keamanan perayaan Natal, Tim Gegana Brimob Polda Sumatera Utara melakukan sterilisasi di beberapa gereja

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ KAHFI
Sterilisasi yang dilakukan oleh Tim Jibom dan Polisi di beberapa Gereja yang ada di Kota Medan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Untuk memastikan keamanan perayaan Natal, Tim Gegana Brimob Polda Sumatera Utara melakukan sterilisasi di beberapa gereja yang ada di Kota Medan, Selasa (24/12/2019) sore.

Sebanyak 21 Gereja prioritas dilakukan sterilisasi. Untuk Tim I di pimpin AKP Daud Pelawi. Di antaranya Gereja Katedral di Jalan Pemuda, Khatolik Kristus Raja dan GMI Gloria di Jalan MT Haryono.

Khatolik ST Paulus Pasar Merah di Jalan HM Joni, GKPS Teladan di Jalan DR GM Panggabean dan GPIB Kasih Karunia di Jalan Kapten Muslim Millenium.

Tim II di pimpin Iptu Masmur Sitepu. Strelirlisasi dilakukan di GKPI Jalan Sriwijaya, Gereja Khatolik Jalan Hayam Wuruk, Khatolik ST Yoseph di Jalan DR Mansyur.

GKPI di Jalan Ginting Komplek Pamen, GBKP di Jalan Ginting Simpang Pos, GBI di Jalan Jamin Ginting dan GBKP di Jalan Sri Batang Serangan.

Tim III di pimpin Ipda Ronny Sarko, lakukan sterilisasi di GPIB Imanuel di Jalan Diponegoro, HKBP Uskup Agung di Jalan Uskup Agung, Methodist di Jalan Hang Tuah.

Gereja GKPS di Jalan Cik Ditiro, GKI di Jalan Zainul Arifin dan GKII di Jalan Hasanuddin.

Menggunakan pakaian lengkap serta alat untuk mendeteksi bom, petugas Jibom menyeser setiap tempat yang ada di gereja tersebut.

Kanit Jibom Sat Brimob Polda Sumut, Ipda Ronny Sarko mengatakan bahwa pihaknya dilibatkan untuk lakukan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Kita Jibom dilibatkan untuk pengamanan sterilisasi di 21 Gereja prioritas yang ada di Kota Medan," kata Ronny di Gereja GKPS Jalan Zainul Arifin, Selasa (24/12/2019) sore.

"Kita dibagi dalam tiga tim. Unit I di Medan Kota, Unit II di Medan Helvetia dan Unit III di Medan Baru," sambungnya.

Ronny menjelaskan bahwa pihaknya melaksanakan pemeriksaan yang terdiri dari seputaran dalam Gereja dan luar. Nantinya juga akan ada rekan-rekan dari wilayah yang turun melakukan pemeriksaan terhadap para jemaat.

Lebih lanjut, Ronny berharap tidak ada hal-hal mencurigakan yang terjadi. Dia juga meminta rekan-rekan yang berjaga sewaktu jemaat ibadah agar dioptimalkan penjagaan.

"Jadi bagi jemaat yang melaksanakan ibadah bisa, beribadah dengan aman, tertib dan damai," harapnya.(mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved