Persiapan PON Papua 2020, KONI Sumut Fokus Gembleng Para Atlet Mulai Januari

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut akan mulai menjalankan program Pemusatan Pelatihan Daerah (pelatda)

Tayang:
Penulis: Chandra Simarmata |
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut, John Ismadi Lubis 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut akan mulai menjalankan program Pemusatan Pelatihan Daerah (pelatda) untuk para atlet yang memiliki tiket lolos PON Papua 2020 mulai awal Januari tahun depan. Hal ini dikatakan oleh Ketua Umum KONI Sumut, John Ismadi Lubis di Medan.

"Kita siapkan pelatda PON. Mulai Januari 2020 kita sudah persiapan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua," ujarnya, Rabu (25/12/2019).

John menerangkan bahwa saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan para pengurus provinsi (pengprov) cabang olahraga untuk mendata keseluruhan atlet yang akan diutus mengikuti pelatda PON.

Selain itu pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan cabang olahraga untuk lebih dulu menentukan para pelatih yang akan bertugas melatih para atlet pelatda PON Papua nantinya.

Nantinya setelah nama pelatih seluruhnya rampung maka pelatda PON akan segera dimulai. Menurutnya persiapan atlet tentu penting agar nantinya mampu meraih prestasi di PON Papua.

"Kita sekarang lagi mendata dan meminta tiap pengprov cabang olahraga untuk mengajukan nama calon pelatih. Kita mulai dengan melakukan seleksi juga kepada pelatih," jelasnya.

Lebih lanjut kata John Lubis, terkait program pelatda Pra-PON, rencananya akan dibagi menjadi dua tahap. Dijelaskannya, para atlet yang lolos PON Papua 2020 akan mengikuti pelatda berjalan lebih dulu selama lebih kurang tiga bulan.

Setelah itu untuk semakin memantapkan dan mematangkan persiapan akan kembali dilanjutkan dengan pelatda penuh KONI Sumut.

"Rencananya kita bagi, ada pelatda kita pelatda berjalan mungkin tiga bulan pertama. Habis itu baru pelatda penuh," jelasnya.

John pun berharap para atlet Sumut nantinya akan mampu menyumbang medali emas di arena PON.

Apalagi pemerintah provinsi terutama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sangat berkomitmen akan tetap memberikan apresiasi kepada para patriot olahraga berprestasi.

Karena itu dia juga mendorong agar para atlet semakin bergiat latihan agar mampu mengharumkan nama Sumut di ajang olahraga terbesar nasional empat tahunan tersebut.

"Kita 37 cabang olahraga yang stabil. Karena yang 10 lagi sampai sekarang belum ada keputusan pemerintah. Tetap pak gubernur selalu menyatakan bahwasannya bagi yang berprestasi selalu ada apresiasi," tutupnya.

(Cr11/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved