Istri Bunuh Hakim Jamaluddin

Irjen Pol Martuani Sormin Angkat Bicara Soal Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin angkat bicara soal pengungkapan fakta kematian Hakim Jamaluddin

TRIBUN-MEDAN.com - Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin angkat bicara soal pengungkapan fakta kematian Hakim Jamaluddin.

Jenderal bintang dua ini menyebut kasus pembunuhan dilakukan sangat rapi dan terencana.

Hakim Jamaluddin tewas lemas karena dibekap di kediamannya sendiri.

"Sebagaimana diketahui peristiwa terjadi pada (28/11/2019) dan jenazah ditemukan pada (29/11/2019), di Kutalimbaru. Kurun waktu yang cukup panjang, dan hari ini hari yang ke 40, kemungkinan besar akan dilakukan salat peringatan 40 hari almarhum. Saya sabagai Kapolda Sumut, mengapresiasi, memberikan penghargaan kepada seluruh tim yang terlibat dalam pengungkapan kasus ini, dan termasuk masyarakat yang memberikan informasi kepada kami," ucap Irjen Pol Martuani Sormin.

"Kami menduga, ini dugaan yang akan dibuktikan oleh penyidik, adalah masalah rumah tangga. Sehingga terjadi lah kasus ini. Masalah yang dihadapi penyidik adalah masalah dukungan alat bukti. Karena para pelaku menggunakan alat-alat komunikasi yang tidak biasa," ucap Irjen Pol Martuani Sormin.

INILAH Foto-foto Tiga Pembunuh Hakim PN Medan dan Barbut, Istri Sang Hakim dan 2 Eksekutor

Zuraida Hanum dan 2 Pelaku Pembunuh Hakim Jamaluddin Dikawal Ketat di Polda Sumut

Otak pelaku adalah istri almarhum, Zuraida Hanum.

Sementara dua eksekutor adalah M Jefri Pratama dan M Reza Fahlevi.

Adapun beberapa barang bukti di antaranya mobil Jamaluddin, satu unit sepeda motor, sepatu korban, baju dan bed cover.

Saat ditanya awak media terkait upah kedua pelaku yang membantu membunuh Jamaluddin, Irjen Pol Martuani Sormin tidak dapat menjelaskan karena masih terus didalami oleh penyidik.

"Hingga saat ini pelaku lain tidak ada. Karena kasus ini ditata rapi, direncanakan, sehingga penyidik mengungkapkan pelaku utama tiga orang ini. Tidak ada yang lain. Eksekusinya di rumah korban sendiri. Korban di tunggu pulang dari kantor, baru dibunuh dirumah korban," pungkas Irjen Pol Martuani Sormin.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved