KONI Diminta Serius, Ikatan Atlet Nasional Berharap Sumut Bisa Tembus Tujuh Besar PON 2020
peringkat Sumut pada gelaran PON Jabar 2016 menurun jika dibandingkan saat mengikuti PON Riau 2012.
Penulis: Chandra Simarmata |
"Sumut dan Papua selama ini sama-sama mengandalkan cabang beladiri, dan selalu terlibat persaingan ketat dalam merebut medali emas dalam berbagai event nasional. Karena PON 2020 kali ini berlangsung di Papua, perjuangan Sumut nantinya bakal lebih berat," tambahnya.
Karena itu, Lamhot mendorong agar KONI Sumut segera bersiap.
Menurutnya, tak ada pilihan lain KONI Sumut harus fokus dan tidak boleh berleha-leha dalam persiapan menghadapi PON Papua.
Apalagi hingga saat ini mereka menilai hanya Wushu dinilai stabil, dalam cabang olahraga beladiri.
Karena itu, Kuncinya KONI Sumut harus benar-benar serius dan maksimal mendukung Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga serta para atlet yang telah lolos PON, dalam mempersiapkan diri ke PON Papua.
"Dengan anggaran yang lebih besar, prestasi olahraga Sumut di PON, seharusnya ditingkatkan dua kali lipat, dengan dana yang bisa dibilang seadanya pada PON Riau kita bisa masuk delapan besar, dengan dana yang lebih, prestasi Sumut sudah harusnya lebih meningkat," pungkasnya.
(Cr11/Tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ketua-iani-sumut-drs-lamhot-simamora-dua-kanan-bersama-sekum-eka-setia.jpg)