Melatih Ketenangan dan Kesabaran Melalui Olahraga Kayak

Salah satu olahraga mengarungi arus deras yang menantang adalah kayak, yang menggunakan alat sejenis sampan atau kano dan dayung (paddle).

Editor: Juang Naibaho
HO
Seorang penggiat olahraga kayak sedang berlatih di arus tenang Sungai Bingei, Langkat. 

Melatih Ketenangan dan Kesabaran Melalui Olahraga Kayak

TRIBUN-MEDAN.com - Salah satu olahraga mengarungi arus deras yang menantang adalah kayak. Olah raga yang menggunakan alat sejenis sampan atau kano dan dayung (paddle) ini menjadi salah satu hobi yang digemari khususnya bagi mereka yang menyukai olahraga memicu adrenalin.

Seorang penggiat kayak di Medan, Yudi mengaku bahwa perkumpulan kayak yang diikutinya sebenarnya bukan sebuah komunitas resmi yang sudah punya nama. Komunitas ini, terangnya, merupakan perkumpulan anak-anak muda yang memiliki hobi berkegiatan di alam bebas.

"Pembentukan komunitas kayak ini belum ada secara resmi ditentukan. Tapi mulai terjadwal rutin sejak ada grup, tepatnya 18 Oktober 2019," katanya pada Tribun, Jumat (10/1/2020).

Ia bersama beberapa penggiat lainnya saat ini tengah fokus untuk berlatih kemampuan dasar bermain kayak. Ia juga mengatakan, sesekali mereka berlatih di arus deras (jeram) secara langsung di sungai.

"Saat ini masih fokus pada latihan dasar dulu. Misalnya paddling, rolling, sesekali latihan di jeram," tambahnya.

Yudi juga menceritakan bagaimana awalnya ia dan teman-temannya mulai aktif menekuni hobi barunya yang dianggap menantang ini. Awalnya dari hanya berdua saja menjadi mulai memiliki beberapa anggota untuk latihan.

"Mulanya itu udah sejak awal 2019, tapi tidak secara rutin dilakukan. Latihan awal cuma ada dua org yang aktif, aku sama teman. Terus ikutan lagi yang lain. Ternyata ada senior yang mau memfasilitasi dengan meminjamkan kayaknya untuk latihan. Nah, mulai dari situlah semakin banyak yang ikut latihan. Berhubung hobi jadi gak terlalu menekankan kali untuk membuat latihan rutin," tuturnya.

Secara pribadi, Yudi mengatakan tertarik menekuni olahraga kayak karena ia bisa melatih ketenangan dan kesabaran.

Ia menuturkan, saat melewati jeram, kayak yang tidak stabil bisa saja jatuh. Saat itulah dibutuhkan ketenangan mengatasi kepanikan.

"Aku pribadi menyukai kayak karena aku bisa belajar banyak hal tentang hidup, terutama berlatih tenang dan sabar. Misalnya ketika kayak terbalik kita mesti tenang dan menguasai diri untuk tidak panik. Selain itu bermain kayak itu menantang, lebih menantang dari rafting (arung jeram)," ungkapnya.

Selain itu, bermain kayak penting untung menyegarkan tubuh dan pikiran.

"Mungkin secara psikologisnya berpengaruh dalam kehidupannya. Yang paling penting adalah supaya fikiran tetap fresh. Biar jangan stres dengan rutinitas," ucapnya.

Yudi menambahkan bahwa dirinya dan teman-teman lainnya ingin terus berlatih kayak, tujuannya agar terus meningkatkan kemampuan dan pengalaman. Ia juga ingin bertemu dengan banyak orang-orang lain yang sehobi.

"Pingin seriusin kayak saat ini untuk menambah pengalaman dan kemampuan serta teman-teman yang se-hobi, tujuannya sih untuk fun aja, belum tau kedepannya. Siapa tau kelak akan semakin jelas visinya. Karena saat ini tujuannya masih mengumpulkan yang se-hobi," katanya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved