TRIBUN-MEDAN-WIKI: Mengenal Sejarah dan Kemegahan Masjid Raya Al Mashun di Medan

Masjid Raya Al Mashun menjadi salah satu destinasi wisata religi di Kota Medan.

TRIBUN-MEDAN-WIKI: Mengenal Sejarah dan Kemegahan Masjid Raya Al Mashun di Medan
Tribun Medan/Riski Cahyadi
Wisatawan foto bersama dengan latar belakang bangunan bersejarah Masjid Raya Al-Mashun, Medan, Sumatera Utara, Selasa (20/8/2019).Tribun Medan/Riski Cahyadi 

TRIBUN-MEDAN-WIKI: Mengenal Lebih Dekat Masjid Raya Al Mashun di Medan

Laporan Reporter Tribun Medan/Aqmarul Akhyar

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - Masjid Raya Al Mashun menjadi salah satu destinasi wisata religi di Kota Medan.

Masjid ini mempunyai jejak sejarah cukup panjang. Tak heran, masjid ini termasuk salah satu ikon Kota Medan yang menarik wisatawan.

Masjid Raya Al Mashun dibangun oleh Sulthan Deli Kesembilan, yaitu Sulthan Makhmud Al Rasyid Perkasa Alam.

Proses pembangunannya menelan waktu hingga tiga tahun, tepatnya mulai dibangun pada 21 Agustus 1906 (1 Rajab 1324 H) dan rampung pada 10 September 1909 (25 Sya‘ban 1329 H).

Peresmian Masjid Raya Al Mashun berlangsung pada hari Jumat, dan ditandai dengan pelaksanaan salat Jumat pertama di masjid ini.

Masjid yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja Nomor 61 Kecamatan Medan Kota, ini memiliki luas tanah 13.200 meter persegi dan luas bangunan 1.500 meter persegi.

Pembangunan Masjid Raya ini menghabiskan dana sebesar satu juta Gulden. Jumlah yang sangat fantastis pada masa itu.

Hal ini memang sesuai dengan keinginan Sultan Makhmud Al Rasyid Perkasa Alam, yang berniat membangun masjid kerajaan nan megah.

Halaman
1234
Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved