Merasa Tidak Dilibatkan, Klub Pendiri PSMS akan Tunjuk Ketum dan Buat Perusahaan Sendiri
40 klub yang menjadi cikal bakal klub PSMS merasa tidak dilibatkan dalam pengelolaan klub kebanggaan Kota Medan itu.
Penulis: Ilham Fazrir Harahap |
TRIBUN-MEDAN.com - Karena tidak dilibatkan oleh dua perusahaan yang mengklaim sebagai pengelola klub PSMS, 40 anggota klub yang menjadi cikal bakal PSMS Medan berencana menggelar Rapat Anggota Biasa (RAB) yang antara lain untuk memilih ketua umum.
Rapat Anggota Biasa (RAB) yang seyogianya akan digelar di Hotel Dhaksina, Minggu (19/1/2019), terpaksa ditunda.
Jadinya mereka mau buat RAB ini digelar pada Minggu (26/1/2020) mendatang.
Wakil Ketua Panitia RAB PSMS, Sari Azhar Tanjung mengatakan, RAB tersebut ditunda karena Hotel Dhaksina penuh.
"Tiba-tiba kita tidak mendapat tempat, karena Dhaksina sudah di-booking penuh.
Maka terpaksa kita tunda," ujar Sari Azhar di Medan, Sabtu (18/1/2020).
Sari Azhar menambahkan, karena tidak memungkinkan digelar sesuai jadwal, maka terpaksa ditunda.
Pihaknya pun sudah memberitahukan kepada 40 klub anggota PSMS Medan.
• PN Medan Batalkan Hak Cipta Logo PSMS Medan Milik PT Pesemes, Syukri Wardi Tegaskan Lakukan Kasasi
• Rayakan Ulang Tahun ke-69 PSMS MEDAN, PT PeSeMes Gelar Syukuran, PT Kinantan Potong Tumpeng
Sesuai permintaan klub, maka RAB itu digelar hari libur.
"Teman-teman klub minta agar digelar hari Minggu depan saja. Untuk lokasi, kita akan jajaki dimana yang memungkinkan. Bisa tetap di Dhaksina atau pindah" jelasnya.
Dijelaskan, RAB ini memiliki empat agenda.
Agenda pertama adalah memiliki ketua umum baru.
Kemudian merubah AD/RT PSMS dan mendirikan badan hukum atau badan usaha.
Terakhir mematang pelaksanaan turnamen antar klub PSMS.
"Untuk badan hukum, kami akan mendirikan yang baru karena selama ini PT PeSeMeS dan PT Kinantan tidak ada keterlibatan klub.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/psms_klub_anggota.jpg)