Dahlan Iskan Ungkap Keterlibatan Benny Tjokrosaputro Dibalik Saham Gorengan Asabri dan Jiwasraya

“Mereka memang ahli dalam goreng-menggoreng saham. Yang di pasar modal hal itu legal, sepanjang tidak ada yang dilanggar,” kata Dahlan.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Dahlan Iskan Komentari Pemindahan Ibukota Indonesia ke Kalimantan, Singgung Hal Mistis. Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, saat menggelar jumpa pers terkait maraknya kampanye hitam, di Jakarta Selatan, Jumat (27/6/2014). (TRIBUNNEWS/HERUDIN) 

Dahlan Iskan Ungkap Keterlibatan Benny Tjokrosaputro Dibalik Saham Gorengan Asabri dan Jiwasraya

TRIBUN-MEDAN.com - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, mayoritas manajemen investasi yang digunakan oleh PT Asabri (Persero) dan PT Jiwasraya (Persero) terafiliasi dengan Benny Tjokrosaputro (Benny Tjokro) dan Heru Hidayat.

Kedua orang tersebut saat ini telah ditahan oleh Kejaksaan Agung dalam penyelidikan kasus gagal bayar klaim asuransi Jiwasraya.

“Dari 17 lembaga manajemen investasi (yang ditunjuk Asabri) itu ternyata hanya empat yang tidak terkait dengan Benny Tjokro dan Heru Hidayat. Sebagian besar lainnya ternyata terafiliasi dengan kedua nama konglomerat itu,”ujar Dahlan dalam unggahan di blog pribadinya, Disway.id, yang dikutip Kompas.com pada Senin (20/1/2020).

Dahlan menambahkan, untuk Jiwasraya, dari 15 perusahaan manajemen investasi, hanya satu yang tidak terkait dengan kedua orang tersebut.

“Mereka memang ahli dalam goreng-menggoreng saham. Yang di pasar modal hal itu legal, sepanjang tidak ada yang dilanggar,” kata Dahlan.

Mantan Direktur Utama PT PLN (Persero) itu menuturkan, Benny dan Heru piawai dalam mencari celah di pasar modal.

Keduanya sangat paham di mana saja kelemahan peraturan di pasar modal.

“Mereka pun tahu pasti ada pihak yang hangus dalam proses penggorengan itu. Itu pun salah yang hangus itu sendiri mengapa masuk wajan penggorengan,” ucap dia.

Sebagai informasi, saham-saham milik PT Asabri dikabarkan mengalami penurunan sepanjang 2019.

Bahkan, penurunan harga saham di portofolio milik Asabri terjadi sekitar 90 persen.

Misalnya, harga saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) yang terkoreksi 95,79 persen pada 2019 lalu ke level Rp 326.

Lalu, saham PT SMR Utama Tbk (SMRU) yang turun sebesar 92,31 persen ke angka Rp 50. Di saham tersebut, Asabri memiliki saham sebanyak 6,61 persen.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) Sonny Widjaja membantah kabar mengenai adanya dugaan korupsi di perseroannya.

Dia pun meminta kepada para nasabah Asabri tak usah khawatir dengan dana yang selama ini telah disetorkan ke Asabri.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved