News Video
Dusun Kreatif Mariendal, Wisata Games Tradisional Mengulang Kembali Keindahan Masa Kecil
Lokasinya hanya sekitar 9 Km dari pusat kota Medan dan menjadikan Dusun Kreatif Indonesia sebagai salah satu tujuan Wisata Edukasi
Penulis: Alija Magribi | Editor: M.Andimaz Kahfi
Dusun Kreatif Mariendal, Wisata Games Tradisional Mengulang Kembali Keindahan Masa Kecil
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Berdiri sejak tujuh tahun yang lalu di tanah seluas satu hektare, Dusun Kreatif Indonesia didirikan sebagai sebuah spot wisata permainan tradisional.
Dusun Kreatif berlokasi di Simpang Kongsi, Jalan Leman harahap Gang Viola/Nabila, Kecamatan Mariendal, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.
Lokasinya hanya sekitar 9 Km dari pusat kota Medan dan menjadikan Dusun Kreatif Indonesia sebagai salah satu tujuan Wisata Edukasi dan Alternatif yang paling mudah di akses.
Konsep anti mainstream ini adalah jawaban dari kerinduan masyarakat dengan permainan tradisional masa lalu yang lahir dari kreativitas orangtua terdahulu.
Mengusung tagline 'The Indonesia Tradisional Game Village', Dusun Kreatif Indonesia menjelaskan bahwa di tempat wisata ini, kalian bisa melakukan banyak hal dengan permainan tradisional yang kaya akan filosofis dan sejarah.
Dengan Luas area dan berintegritasi dengan kebun, sawah dan perladangan milik warga sekitar, Dusun Kreatif menawarkan konsep kegiatan yang unik.
Yakni aktivitas kegiatan outbound serta permainan tradisional dalam suasana alam pedesaan yang masih sangat asri.
Rahmad Lubis, Administrator Dusun Kreatif mengatakan, tema permainan tradisional yang sangat sederhana, tetapi penuh kreativitas.
Ini diharapkan mampu meningkatkan kecerdasan dan rasa bangga kepada seluruh peserta (wisatawan).
"Untuk lebih memahami dan menghargai nilai-nilai budaya bangsa indonesia yang sangat kaya ini. Permainan Tradisional kita memiliki banyak filosofis," ujarnya kepada Tribun Medan yang berkunjung ke Dusun Kreatif.
Dusun Kreatif Indonesia menyuguhkan Permainan Tradisional seperti Congkak, Terompa, Gobaksodor, Patok lele, Meriyam, Layangan, Tarik Tambang, Engklek, Pecah piring, Kreativitas, dan cooking aktivity.
Seperti halnya congklak, secara filosofis pada papan Congklak terdapat 7 lobang kecil yang berhadap-hadapan dan masing- masing berisi 7 biji Congklak.
Rahmad mengatakan Angka 7 di sini dapat diartikan jumlah hari dalam satu minggu.
Begitu juga dengan jumlah biji Congklak yang kita isi pada masing-masing lobang tersebut berjumlah 7 biji.