Hasil Otopsi Lina, Terjawab Penyebab Kematian Eks Istri Sule, terkait Persalinan yang tak Tepat

Polisi akhirnya mengumumkan hasil otopsi jenazah mantan istri Sule, Lina Jubaedah, setelah 22 hari pemeriksaan laboratorium.

Editor: Tariden Turnip
ISTIMEWA
Hasil Otopsi Lina, Terjawab Penyebab Kematian Eks Istri Sule, terkait Persalinan yang tak Tepat. Foto kolase Putri Delina, Teddy, dan mendiang Lina Jubaidah 

Hasil Otopsi Lina, Terjawab Penyebab Kematian Eks Istri Sule, terkait Persalinan yang tak Tepat   

Polisi akhirnya mengumumkan hasil otopsi jenazah mantan istri Sule, Lina Jubaedah.

Hasil otopsi Lina diumumkan setelah 22 hari pemeriksaan laboratorium.

Dengan digelarnya hasil otopsi ini maka misteri kejanggalan kematian Lina pun terungkap.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan berdasarkan hasil otopsi dan laboratorium forensik (Labfor) tidak ada kejanggalan dalam kematian Lina.

Polisi menyimpulkan bahwa kematian Lina bukan karena racun atau pun karena tindakan kekerasan melainkan karena penyakit.

"Sebagai kesimpulan, setelah dilakukan pemeriksaan otopsi dan labfor, dapat dijelaskan kematian saudari Lina Jubaedah bukan karena adanya kekerasan maupun racun di dalam tubuh sodari Lina, akan tetapi akibat penyakit," kata Erlangga di Polda Jabar, Jumat (31/1/2020).

Lebih lanjut polisi juga mengungkapkan hasil tes toksikologi yang membuat banyak publik bertanya-tanya.

"Kemudian pemeriksaan toksikologi, tidak ditemukan adanya zat beracun," ujar Erlangga.

Di sisi lain, ia menyebutkan ditemukan ada beberapa penyakit di dalam organ dalam Lina.

"Pada organ dalam, adanya penyakit darah tinggi yang kronis, adanya luka pada selaput lendir lambung, adanya batu empedu, kemudian adanya pembesaran pada organ jantung," lanjutnya.

Lebih lanjut lagi, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri  juga angkat bicara soal penyakit hipertensi Lina.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga tengah menjelaskan hasil otopsi Lina Jubaedah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga tengah menjelaskan hasil otopsi Lina Jubaedah.(KOMPAS.COM/AGIE PERMADI) 

Menurutnya, kematian Lina ada hubungannya dengan proses Lina melahirkan anak Teddy.

Karena penyakit hipertensi tersebut, Lina seharusnya tidak melahirkan secara normal, melainkan caesar.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved