Konflik Etnis di Kongo, Kantor PBB Diserang Stafnya Diancam, Pasukan Perdamaian Indonesia Bertindak
Pasukan Perdamaian PBB dari Indonesia, Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B RDB MONUSCO menyelamatkan aset dan staf PBB yang diserang 100 warga
Misalnya, Selasa (26/11/2019, Satgas Indo RDB Monusco menyelamatkan warga sipil korban penembakan kelompok bersenjata Gumino yang terjadi di wilayah Area of Responsibility (AoR) Northern Sector, Provinsi Sud Kivu, Republik Demokratik Kongo.
Kolonel Inf Daniel Lumbanraja mengatakan, peristiwa tersebut berawal dari terdengarnya suara tembakan jarak 4 KM lokasi Standing Combat Deployment (SCD) Bijombo yang baru saja melaksanakan Deployment.
Seketika Komandan SCD Bijombo Kapten Inf Jefry mengirimkan 1 tim yang berkekuatan 20 orang dipimpin Lettu Inf Galih dan satu orang Language Assistant (LA) melaksanakan patroli kearah suara tembakan.
“Tindakan tersebut diambil terkait dengan mandate PBB yaitu Protection of Civilian (POC), perlindungan terhadap warga sipil,” ucapnya.
Selanjutnya Dansatgas menyampaikan bahwa dalam waktu kurang dari dua jam, tim tiba di lokasi penembakan, Kampung Kibindi. Ditemukan satu orang warga sipil atas nama Dina Nabugara mengalami luka tembak.
“Tim tersebut segera memberikan pertolongan dan selanjutnya dievakuasi menuju save haven yang terletak tidak jauh dari SCD Bijombo,” tutupnya.
Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO yang dipimpin Kolonel Inf Daniel Lumbanraja menggantikan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO, Senin (25/11/2019).
Serah terima otoritas kendali operasi Transfer of Authority (TOA) dipimpin langsung Komandan Sektor MONUSCO Brigjen Kashif Abdullah di Markas Indo RDB, Kalemie, Republik Demokratik Kongo.
Komandan PMPP TNI, Brigjen TNI Victor H Simatupang, M.Bus, melepas Chalk 1 (gelombang pertama) Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO sebanyak 213 personel di Terminal Kargo Bandara Soekarno Hatta, Rabu (20/11/2019)
Diungkapkan Komandan PMPP, 850 personel yang tergabung dalam Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO yang dipimpin Kolonel Inf Daniel S.P. Lumbanpraja tersebut, nantinya akan bertugas selama satu tahun di wilayah Tanganyika, Kalemie menggantikan Satgas sebelumnya.
“Penugasan ini adalah suatu tugas mulia yang diberikan kepada TNI di dunia internasional,” ungkap Victor.
“Arahan-arahan, nasihat dan seluruh kebijakan yang diberikan kepada personel Satgas saya kira sudah cukup sebagai bekal untuk melaksanakan tugas di daerah operasi,” imbuhnya.
Lebih lanjut beliau menyampaikan rasa bangga melepas seluruh personel Satgas MONUSCO dan berharap nantinya setelah bertugas semua dapat kembali lagi disini.
“Prajurit TNI yang diberangkatkan 850 personel dan datang kembali ke Indonesia harus sama jumlahnya, tidak boleh kurang dan tidak lebih,” tegas Victor.
Jenderal Bintang satu tersebut juga menggaris bawahi dan mengingatkan bahwa 850 orang ini menjadi keluarga besar TNI, harus saling mengenal satu sama lain, bukan lagi prajurit dari matra darat, laut dan udara akan tetapi merupakan warga Negara Indonesia yang mewakili Pemerintah Indonesia yang berada di Kongo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kontingen-garuda-xxxix-brdb-monusco.jpg)