Jelang Ujian CPNS Taput pada 6-8 Februari, Listrik Jadi Sorotan Utama

Sebanyak 2.965 orang akan mengadu nasib menjadi calon abdi negara di Kabupaten Tapanuli Utara pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2020.

Jelang Ujian CPNS Taput pada 6-8 Februari, Listrik Jadi Sorotan Utama
HO
Jajaran Pemkab Taput rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Ujian CPNS Formasi 2019 di ruang rapat Kepala Badan Kepegawaian Daerah Taput, Senin (3/2/2020) 

Jelang Ujian CPNS Taput pada 6-8 Februari, Listrik Jadi Sorotan Utama

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.COM, TAPUT - Sebanyak 2.965 orang akan mengadu nasib menjadi calon abdi negara di Kabupaten Tapanuli Utara pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2020.

Pada rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Ujian CPNS Formasi 2019 di ruang rapat Kepala Badan Kepegawaian Daerah Taput, Senin (3/2/2020) Sekda Taput Indra Simaremare menyinggung kesiapan PLN dalam pelaksanaan ujian mendatang.

"Segera dilakukan koordinasi dengan pihak PLN agar jangan sampai terjadi pemadaman listrik selama ujian berlangsung," ujar Indra Simaremare saat memimpin rapat didmpingi didampingi asisten III Pemkab Taput Satya Dharma Nababan.

Kata Indra, kuota penerimaan CPNS di Taput tahun ini berjumlah 249 formasi. Antara lain tenaga guru sebanyak 6 formasi dan tenaga umum (umum dan penyandang disabilitas) sebanyak 243 formasi.

Dari 3.489 orang yang mendaftar CPNS melalui Aplikasi SSCASN di lingkungan Pemkab Taput, sebanyak 2.967 orang dinyatakan memenuhi syarat administrasi untuk mengikuti seleksi setelah masa sanggah.

Dari jumlah itu, ada dua orang pelamar yang berasal dari P1/TL yang memilih tidak ikut ujian.

“Jadi jumlah pelamar yang akan mengikuti seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebanyak 2.965 orang,” kata Indra.

Ia memastikan akan mengecek semua persiapan infrastruktur pendukung kegiatan, sarana dan petugas kesehatan, pengamanan dan lalu lintas, petugas kebersihan dan sarana prasarana lainnya.

Indra berharap ujian SKD yang akan dilaksanakan selama 3 hari, yakni tanggal 6-8 Februari 2020, bisa berjalan dengan baik.

Pelaksanaan ujian SKD ini akan diselenggarakan sebanyak 5 sesi dalam sehari. Masing-masing sesi sebanyak 200 orang. Satu sesi akan membutuhkan waktu sekitar 1,5 sampai 2 jam.

(Jun-tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved