Kesehatan

Kanker & Penyebabnya, Risiko Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Minyak Goreng Bekas

Kanker & Penyebabnya, Risiko Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Minyak Goreng Bekas

Editor: Salomo Tarigan
ilustrasi kompas
Kanker & Penyebabnya, Risiko Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Minyak Goreng Bekas 

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Oncology, total asupan lemak dan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko terkena  kanker paru-paru.

Kandungannya minyak jenuh yang berbahaya juga terdapat pada minyak goreng yang berulang kali digunakan.

Gibran Rakabuming Berterima Kasih, SBY Restui Demokrat Dukung Anak Jokowi di Pilkada Solo 2020

3. Alkohol

Ilustrasi menolak mengonsumsi minuman beralkohol.
Ilustrasi menolak mengonsumsi minuman beralkohol. (Medical News Today)

Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Institute for Cancer Research (AICR) dan World Cancer Research Fund (WCRF), minum hanya segelas minuman 

beralkohol dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Bukankah itu alasan yang cukup untuk menyingkirkan segelas anggur?

Pelecehan Seksual Tahanan Wanita, Rahasia Umum, Kronologi dan Reaksi Kemenkumham

4. Kentang Renyah

Nah, asupan lemak jenuh bisa Kita temui di kentang goreng yang menggoda.

Cemilan kentang goreng Lutosa seharga Rp10.000 per cone.
Cemilan kentang goreng Lutosa seharga Rp10.000 per cone. (kontan.co.id)

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Food Standars Agency (FSA) Inggris, kentang renyah favorit Kita bisa mendatangkan malapetaka bagi kesehatan.

Ya, kerenyahan kentang berwarna cokelat mungkin dapat memberikan Kita cita rasa yang sempurna, tetapi bisa juga mengarah pada penciptaan akrilamida.

Nia Ramadhani Pertama Kali Belanja ke Pasar Tradisional, Lihat Ekspresinya saat Beli Cabai

Pelecehan Seksual Tahanan Wanita, Rahasia Umum, Kronologi dan Reaksi Kemenkumham

Ketika makanan bertepung dimasak dalam suhu tinggi, akrilamida akan dihasilkan.

Bahan kimia ini berpotensi meningkatkan risiko kanker.

Sebaiknya Kita memasak makanan bertepung apa saja (termasuk roti) cukup sampai berwarna keemasan, jangan sampai berwarna cokelat gelap.

Baca: Siswi Paskibra Menghilang, Fakta Baru Diungkap Orangtua Setelah Lapor Polisi, Anak Gadis Ditemukan

5. Meminum Kopi Panas

Ilustrasi wanita minum kopi
Ilustrasi wanita minum kopi (shutterstock)

Pecinta kopi dan teh berhati-hatilah!

Sementara kopi dan teh tidak berbahaya dengan sendirinya.

Jika Kita penggemar kopi atau teh panas, Kita mungkin dapat mengembangkan risiko kanker esofagus.

Sederhananya, jika Kita terus-menerus mengekspos tenggorokan Kita ke cairang bersuhu panas, itu memungkinkan untuk berkembangnya tumor.

 

Baca: WHATSAPP TERKINI: Cara Hentikan Whatsapp (WA) Lebih Praktis, tidak Download Video dan Foto Otomatis

6. Minuman Bersoda

Minuman Soda
Minuman Soda (istimewa)

Yang ini untuk mereka yang tidak bisa menyelesaikan satu kali makan tanpa menenggak sebotol minuman bersoda.

Perlu diketahui bahwa sekaleng minuman bersoda mengandung sekitar 10 sendok teh gula.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved