Korban Hanyut di Sungai Silau Ditemukan 3 Kilometer dari Tempat Berenang

Korban ditemukan tiga kilometer dari titik awal pertama kali dinyatakan hanyut.

Korban Hanyut di Sungai Silau Ditemukan 3 Kilometer dari Tempat Berenang
HO
Petugas gabungan mengangkat sebuah kantong jenazah berisikan jasad Nazar Aulia Putra (15) yang merupakan korban hanyut saat berenang di aliran Sungai Silau beberapa hari lalu. Satu korban lainnya masih akan dicari oleh tim gabungan pada Rabu (12/2/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pencarian hari ketiga yang dilakukan tim gabungan, terdiri dari Basarnas Tanjungbalai Asahan, BPBD Asahan, TNI-Polri dan masyarakat pada Rabu (12/2/2020) di aliran Sungai Silau, Desa Seikopas, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan kembali membuahkan hasil.

Tim gabungan kembali menemukan Efendi Rambe (16) warga Dusun X, Desa Seikopas, sekitar pukul 13.00 WIB. Efendi merupakan korban terakhir yang hanyut dan hilang terbawa aliran sungai saat sedang berenang pada Minggu (9/2/2020) siang lalu.

Kasubbid Kedaruratan BPBD Asahan, Zulfahri Harahap menyebutkan korban ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa dan kini masih dalam tahap evakuasi untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Bandar Pasir Mandoge.

"Korban ditemukan tiga kilometer dari titik awal pertama kali dinyatakan hanyut," kata Zulfahri.

Berenang di Sungai Silau Mandoge, Dua Remaja Hanyut dan Dinyatakan Hilang

Proses pencarian dilakulan dengan menggunakan dua unit perahu karet, menyusuri aliran Sungai Silau.

Pasca-penemuan korban Efendi ini, maka proses pencarian terhadap korban hanyut yang dilakukan oleh tim gabungan telah usai.

"Dengan penemuan ini maka operasi pencarian berakhir dan akan ditutup," sebutnya.

Sebelumnya pada Selasa (11/2/2020) tim gabungan juga telah berhasil menemukan jasad Nazar Aulia Putra (15) pada radius 1 kilometer. Korban ditemukan diantara kayu dan bebatuan yang berada di pinggir Sungai Silau.

Jasad Nazar telah diserahkan kepada keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.

Peristiwa hanyutnya dua korban berawal dari kedatangan 10 orang remaja yang terdiri dari para korban dan teman-temannya pada Minggu (9/2/2020) sekitar pukul 12.00 WIB ke Sungai Silau untuk berenang. Diduga karena derasnya aliran air sungai, membuat Efendi dan Nazar terseret arus.

"Hari ini, Senin (10/2/2020) kami, tim gabungan melakukan pencarian terhadap dua korban remaja hanyut di Sungai Silau. Awalnya satu tenggelam, coba ditolong sama satu lainnya, tapi ikut terseret juga," kata Komandan Pos SAR Tanjungbalai Asahan, Sukroadi Sastrawijaya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved