Rusuh di Rutan Kabanjahe, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Turun Tangan, Ini Pesannya kepada Napi

Pesan Menohok Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin kepada warga binaan (Narapidana) Rutan Kelas II B Kabanjahe di halaman Mapolres Tanah Karo.

TRIBUN-MEDAN.COM/HO
Para warga binaan (narapidana) Rutan Kelas II B Kabanjahe yang dibariskan di halaman Mapolres Tanah Karo, Sumatera Utara. Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Siregar tampak menyalami warga binaan setelah memberikan pesan moralnya. 

Kerusuhan hingga pembakaran Rutan Kelas II B Kabanjahe, Diduga Dipicu Tahanan Yang Tidak Terima Mendapat Hukuman Disiplin karena Masalah Narkoba.

Berikut Pesan Menohok Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin kepada warga binaan (Narapidana) Rutan Kelas II B Kabanjahe di halaman Mapolres Tanah Karo. 

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin saat memberikan pesan-pesan kepada warga binaan (narapidana) di Mapolres Tanah Karo, setelah terjadinya kerusuhan hingga pembakaran Rutan Kelas II B Kabanjahe
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin saat memberikan pesan-pesan kepada warga binaan (narapidana) di Mapolres Tanah Karo, setelah terjadinya kerusuhan hingga pembakaran Rutan Kelas II B Kabanjahe (TRIBUN-MEDAN.COM/HO)

TRIBUN-MEDAN.com - Terjadi kerusuhan yang dilakukan para tahanan Rutan Kelas II B Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara hingga membakar gedung dan fasilitas di dalamnya, pada Rabu (12/2/2020).

Pembakaran sebagian Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabanjahe yang berada di Jalan Bhayangkara itu terjadi sekira pukul 12.00 WIB.

Amatan Tribun-Medan.com, kerusuhan mulai tampak dari luar ketika adanya bebatuan yang terlihat berterbangan dari dalam lokasi Rutan dan mengenai seng hingga ke halaman.

Bahkan, batu dengan berbagai ukuran itu ada yang terlempar hingga ke bagaian luar Rutan.

Tak hanya aksi pelemparan batu, bahkan warga binaan yang sudah tidak dapat mengontrol emosinya itu juga sempat melakukan aksi pembakaran.

Awalnya, asap putih terlihat mengepul di atas bangunan Rutan, namun berselang beberapa saat asap putih tersebut berubah menjadi kepulan asap yang berwarna pekat membumbung semakin tinggi.

Saat terjadinya kebakaran, angin di sekitar Rutan memang terlihat cukup kencang. Sehingga, api semakin cepat membesar dan menghanguskan beberapa bagian bangunan Rutan.

Beruntung, berkat kordinasi dari Forkopimda Karo,  kebakaran tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan Rutan dengan diterjunkannya beberapa unit mobil pemadam kebakaran.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved