Menpar Malaysia: Warga Medan Jangan Takut Datang ke Sini
YB Datuk Mohamaddin bin Ketapi menghimbau agar warga Medan tidak khawatir untuk datang ke Malaysia.
Penulis: Eti Wahyuni |
TRIBUN-MEDAN.com - Minister of Tourism Arts and Culture (Menteri Pariwisata) Malaysia, YB Datuk Mohamaddin bin Ketapi menghimbau agar warga Medan tidak khawatir untuk datang ke Malaysia.
Pernyataannya ini disampaikannya di sela-sela Konferensi Adventure Travel yang digelar oleh Tourism Malaysia yang bekerja sama dengan Pasific Asia Travel Adventure (PATA) di Pasifik Sutera, Sabah, Malaysia, Kamis (13/2).
Di kesempatan berbeda, dalam siaran pers kegiatan tersebut, Menteri menyebutkan, saat ini industri pariwisata Malaysia sedang terkena dampak isu virus Corona.
Ia menjelaskan, beberapa waktu lalu pihak kementerian telah melakukan pembicaraan dengan para pelaku industri pariwisata.
Dalam pertemuan tersebut para pelaku industri menyampaikan secara detail beragam masalah yang dihadapi. Misalnya saja masalah perhotelah yang telah mengalami penurunan hingga sebesar 30 oersen.
"Selain itu, untuk out bound (perjalanan ke luar) dan in bound (perjalanan ke dalam) telah banyak yang mengalami pembatalan. Untuk in bound atau pelancong yang akan masuk telah melakukan pembatalan sebanyak 5.000 pembatalan kelompok," katanya.
Kementerian telah bertekad untuk membantu industri ini agar bisa menghadapi persoalan tersebut. Beberapa kebijakan yang ditekankan pihak kementerian, katanya, diantaranya adalah agar para pelaku industri yang memiliki pinjaman ke perbankan agar diberi kelonggaran dan kemudahan hingga 3-4 bulan atau mengikuti masalah yang sedang dihadapi.
Sementara Direktur General Tourism Malaysia, Datuk Musa Yusuf, dalam kesempatan berbeda mengatakan, isu virus Corona hendaknya menjadikan negara-negara di Asean semakin menguatkan kerjasama di bidang pariwisata.
Apalagi, selama ini negara-negara Asia yang paling banyak memberikan kontribusi terhadap sektor pariwisata Malaysia.
"Kunjungan pelancong Asean ke Malaysia mencapai 68 persen. Indonesia menempati urutan ketiga," katanya.
Akan halnya pariwisata Sumatera Utara, dikatakan Datuk, penerbangan langsung Kuala Lumpur ke Bandara Silangit telah membuka kesempatan bagi Malaysia dan Sumut untuk bagi keduanya saling meningkatkan promosi wisata.
Ia membenarkan jika warga di Sumut, khususnya kawasan sebelah pantai Barat memiliki potensi sangat besar sebagai pasar pariwisata Malaysia.
"Kita memiliki perwakilan di Medan dan saya yakin ada program yang akan dijalankan untuk lebih mengenalkan wisata Malaysia di sana," katanya.
Konferensi Adventure Travel ini diikuti oleh pelaku industri pariwisata dari berbagai negara di Asia Pasifik. Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Pariwisata Malaysia dan CEO PATA Mario Hardy. (ew/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/menteri_pariwisata_malaysia.jpg)