Korea Utara Tembak Mati 2 Warga yang Dikarantina, Diam-diam ke Pemandian Umum, Bukan Orang Sembarang
Hingga saat ini terkait eksekusi mati tersebut tidak ada konfirmasi dari Korea Utara.
TRIBUN-MEDAN.com, Merebaknya wabah Virus Corona di Dunia, langsung diantisipasi oleh Korea Utara.
Seorang pejabat Korea Utara yang diduga terinfeksi virus corona, dieksekusi mati lantaran telah melanggar karantina.
Pejabat tersebut melanggar karantina dan nekat pergi ke tempat pemandian umum.
• Setelah Disebut Mahfud Sampah, Kini Kapolda Papua Sebut Laporan Veronica Fitnah untuk Cari Makan
• Wabah Virus Corona Tak Bikin Nyali Traveler Indonesia Ciut untuk Liburan
Hal tersebut dilakukan untuk menghindari risiko penyebaran virus corona lebih masif lagi.
Sebelumnya diberitakan pejabat tersebut diduga menderita virus corona, dan ditempatkan dalam isolasi di ruang karantina setelah melakukan perjalanan ke China.
Kim Jong-un juga memberi perintah pengawasan ketat pada tempat karantina itu dengan hukum militer.
Hingga saat ini terkait eksekusi mati tersebut tidak ada konfirmasi dari Korea Utara.
Selain itu, seorang pejabat lain dikatakan telah diasingkan ke sebuah pertanian Korea Utara setelah mencoba menutupi perjalanannya ke China.
Pejabat kedua dilaporkan adalah anggota Badan Keamanan Nasional kerajaan rahasia.
Masa Karantina Diperpanjang
Wabah virus corona masih saja menjadi momok bagi warga dunia, termasuk juga Korea Utara.
Pemerintah melakukan karantina bagi masyarakat yang dicurigai potensial menyebarkan virus memtaikan yang berasal dari Wuhan tersebut.
Termasuk juga bagi warga maupun pejabat yang melakukan perjalanan ke China.
Pyongyang, Korea Utara pun mengumumkan bahwa karantina telah diperpanjang menjadi 30 hari, melampaui periode 14 hari yang direkomendasikan oleh badan kesehatan dunia.
• Warga Perumnas Mandala Waspadai Turun Hujan, Takut Terjadi Banjir
• 200 Warga Mengungsi Usai Banjir Rendam Rumah di Medan Selayang, Tinggi Air Capai 2 Meter
Korea Utara hampir sepenuhnya menutup perbatasan dengan China, negara satu-satunya sekutu diplomatik utamanya.
Penerbangan telah dikurangi dengan jalan dan rel kereta baik yang ditutup atau sangat dibatasi, sementara turis asing telah dilarang masuk ke Korea Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/warga-di-korea-utara.jpg)