Sebulan Dilaporkan, Korban Penculikan Berharap Para Pelaku Segera Ditangkap, Ini Kata Kapolda Sumut

Satu bulan sejak dilaporkan ke Polda Sumut, pelapor dugaan penculikan dan penganiayaan berharap kasusnya dapat dituntaskan pihak kepolisian.

TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Kuasa hukum pelapor dugaan tindak pidana penculikan menunjukkan bukti laporan polisi dan foto korban, Rabu (19/2/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Satu bulan sejak dilaporkan ke Polda Sumut, pelapor dugaan penculikan dan penganiayaan berharap kasusnya dapat dituntaskan pihak kepolisian.

Korban Sjamsul Bahari alias Ationg menuturkan kasus ini telah dilaporkan istrinya, Feny Laurus Chen, pada tanggal 10 Januari 2020 dengan nomor STTP/45/I/2020/Sumut/SPKT II.

Kuasa hukum pelapor Feny, Amrizal dan Ardiansyah Hasibuan mengatakan sejumlah bukti-bukti telah dilaporkan kepada polisi. Ia pun menilai saksi-saksi sudah mencukupi.

"Suami klien kami mengalami luka-luka," sebut Amrizal, Rabu (19/2/2020).

Lebih lanjut dijelaskan Amrizal, korban diculik pada tanggal 9 Januari 2020. Saat itu korban baru saja selesai makan di Restoran Selecta.

"Begitu keluar dari lift, korban dicegat dan dibawa oleh empat orang pria berbadan tegap," kata Amrizal didampingi Ardiansyah Hasibuan.

Korban kemudian dipaksa masuk ke dalam mobil untuk mengambil barang-barang berupa handpone dan dompet.

"Saat itu korban melihat ada yang dikenalnya. Kemudian suami klien kami dibawa keliling hingga sampai Pasar 7 Marelan," ungkapnya saat ditemui Tribun Medan.

Ia menduga korban hendak dibuang, namun karena di Marelan situasi masih ramai maka korban dibawa hingga ke Tanjungbalai.

"Korban diduga mendapatkan perlakukan tidak baik saat di mobil dengan cara disuruh jongkok dengan kedua lutut mengepit dua batu bata. Apabila batu itu jatuh, korban ditendang. Perlakuan ini sangat tidak manusiawi," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved