TNI AU Force Down Pesawat Asing

Danlanud Angkat Bicara Simulasi Penurunan Paksa Pesawat Asing Boeing AI-7301 di Medan

Danlanud Angkat Bicara Simulasi Penurunan Paksa Pesawat Asing Boeing AI-7301 di Medan

Danlanud Angkat Bicara Simulasi Penurunan Paksa Pesawat Asing Boeing AI-7301 di Medan
Tribun Medan/Riski Cahyadi
Prajurit TNI AU mengamankan pesawat asing yang melanggar masuk wilayah udara Indonesia saat berlangsungnya Latihan Pertahanan Udara di Pangkalan Udara Soewondo, Medan, Sumatera Utara, Kamis (20/2/2020). 

Danlanud Angkat Bicara Simulasi Penurunan Paksa Pesawat Asing Boeing AI-7301 di Medan

T R I BU N-MEDAN.com - Prajurit TNI AU menurunkan paksa 'Pesawat Asing" yang masuk wilayah udara Indonesia ke Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo, Kota Medan, Kamis (20/2/2020). 

Prajurit TNI AU mengamankan pesawat asing yang melanggar masuk wilayah udara Indonesia saat berlangsungnya Latihan Pertahanan Udara di Pangkalan Udara Soewondo, Medan, Sumatera Utara, Kamis (20/2/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Prajurit TNI AU mengamankan pesawat asing yang melanggar masuk wilayah udara Indonesia saat berlangsungnya Latihan Pertahanan Udara di Pangkalan Udara Soewondo, Medan, Sumatera Utara, Kamis (20/2/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (Tribun Medan/Riski Cahyadi)

Komandan Lanud (Danlanud) Soewondo Kolonel Pnb Meka Yudanto mengatakan, simulasi penurunan paksa tersebut amat penting untuk menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.

"Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat, bahwa alusista kita ini mahal.  Kemudian tanggung jawab ataupun amanat yang diberikan bangsa Indonesia kita laksanakan dengan sebaik-baiknya," tuturnya.

Meka menegaskan bahwa latihan untuk para personel Kosekhanudnas III Medan penting apabila sewaktu-waktu terjadi pesawat asing di wilayahnya.

"Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan latihan yang memang tugas kita untuk menjaga kedaulatan Wilayah Republik Indonesia yiatu Dirgantara," tegas Meka.

Amatan Tribun Medan, pesawat asing berjenis Boeing AI-7301 terlihat dari kejauhan cahaya lampu pesawat telah tampak di pangkalan. 

Pesawat asing tersebut diarahkan dua pesawat tempur F-16 milik TNI AU untuk turun dan mendarat paksa di Pangkalan Udara Lanud.

Terlihat puluhan prajurit Paskhas telah bersiaga menyambut pesawat asing tersebut. Para prajurit yang bersenjata lengkap menggunakan kendaraan taktis (rantis) dan kendaraan tempur (ranpur). 

Terlihat juga beberapa tentara bersenjata berjalan kaki telah mengelilingi pesawat asing tersebut. 

Usai mendarat, terlihat beberapa personil Paskhas masuk ke dalam pesawat dan menurunkan para kru pesawat asing tersebut. 

Belum Kesempaian, Ini Dia Permintaan Noah ke Ashraf 2 Tahun Lalu, BCL Putuskan Menundanya

Digerebek di Rumah Janda di Lhokseumawe, Bule Portugal Diguyur Air Parit, bakal Dihukum Cambuk

Prajurit TNI AU mengamankan pesawat asing yang melanggar masuk wilayah udara Indonesia saat berlangsungnya Latihan Pertahanan Udara di Pangkalan Udara Soewondo, Medan, Sumatera Utara, Kamis (20/2/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Prajurit TNI AU mengamankan pesawat asing yang melanggar masuk wilayah udara Indonesia saat berlangsungnya Latihan Pertahanan Udara di Pangkalan Udara Soewondo, Medan, Sumatera Utara, Kamis (20/2/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (Tribun Medan/Riski Cahyadi)

 

Dengan tidak melawan keduanya dibawa untuk dilakukan pemeriksaan di Kantor Lanud Soewondo oleh pihak Tim Hukum TNI AU. 

Meka menyebutkan bahwa kegiatan tersebut adalah simulasi TNI AU untuk melakukan penurunan paksa pesawat asing yang melewati wilayah udara Indonesia tanpa izin. 

"Kegiatan hari ini rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Kosekhanudnas III Medan. Ini merupakan latihan rutin tahunan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapan dan kesiapsiagakan prajurit angkatan udara khususnya yang ada di Medan, baik itu yang ada di Lanud Soewondo, Kosekhanudnas III Medan dan Wing 3 Paskhas," tuturnya.

Ia menyebutkan bahwa disimulasikan pesawat yang diturunkan adalah pesawat asing yang tidak memiliki izin. 

"Kebetulan hari ini melaksanakan kegiatan penurunan paksa dalam ilmu penerbangan itu force down. Jadi diasumsikan disini ada pesawat asing yang terbang dari wilayah yang tidak kita ketahui, tidak memiliki izin dan tidak memiliki surat-surat dokumentasi yang jelas masuk ke wilayah kita," jelas Meka.

Lebih lanjut, Ia membeberkan bahwa diasumsikan pesawat asing tersebut tidak mengindahkan untuk keluar dari wilayah udara Indonesia akhirnya diturunkan paksa dengan pesawat F-13. 

"Pesawat tersebut diidentifikasi radar kita yang ada di Kosek 3 kemudian dihimbau untuk meninggalkan wilayah Indonesia namun tidak mau. Akhirnya kita sergap disitu dengan menggunakan dua pesawat F-16 yang take off dari Pekan Baru," jelas Meka. 

Meka menyebutkan posisi Pangkalan Udara TNI AU terdekat adalah di Medan sehingga diturunkan paksa Lanud Soewondo. 

"Karena pangkalan terdekat ada di Lanud Soewondo makanya kita paksa turun disini untuk diproses lebih lanjut," pungkas Meka.

(vic/t r i b u n medan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved