Grab Siapkan Layanan Taksi Helicopter, Mulai Lepas Landas Tahun 2022
Selain Uber, sebenarnya ada beberapa perusahaan lain yang sesumbar dengan proyek serupa tapi gagal karena banyak kendala.
Grab Siapkan Layanan Taksi Helicopter, Mulai Lepas Landas Tahun 2022
TRIBUN-MEDAN.com - Masyarakat di Asia Tenggara akan memiliki satu lagi alternatif transportasi umum. Perusahaan ride-hailing asal Singapura, Grab, diketahui tengah mempersiapkan layanan taksi terbang.
Hal tersebut terlihat dari nota kesepahaman yang dibuat Grab bersama Volocopter. Volocopter merupakan perusahaan rintisan yang memproduksi pesawat helikopter dengan desain baling-baling mirip sebuah drone.
Dua startup ini kabarnya akan mencari lokasi yang cocok, serta rute perjalanan yang sesuai di kawasan Asia Tenggara untuk uji coba.
Nantinya layanan taksi terbang ini juga dapat dipesan secara online, sama seperti layanan taksi Grab pada umumnya.
"Kolaborasi ini menawarkan potensi kerja sama yang jauh lebih besar yang pada akhirnya bisa memperluas mobilitas antar moda di udara," kata CEO Volocopter, Florian Reuter.
Volocopter sendiri baru-baru ini memamerkan pesawat terbang elektrik buatannya dalam sebuah konferensi teknologi di Singapura.
• Kepiluan Hati Pemulung yang Dituduh Mencuri Anak, Trauma Lihat Orang Banyak, Putuskan Lapor Polisi
• 2 Gadis Malang Tak Berkutik, Lelaki Beristri Menyelinap Masuk Kamar, Pelaku Arahkan Golok ke Leher
Dalam ajang tersebut, pesawat tersebut dipamerkan bersama sebuah "VoloPort" atau helipad yang khusus dibuat untuk Volocopter.
VoloPort tersebut menjadi titik di mana pesawat akan mengudara atau mendarat. VoloPort akan nantinya akan digunakan helikopter untuk berhenti di satu tempat ke tempat yang lain.
Ukuran helikopter yang dibuat Volocopter ini cukup kecil. The Verge menggambarkan bentuk helikopter ini mirip dengan telur dengan 18 rotor, seperti dirangkum KompasTekno, Kamis (20/2/2020).
Kemungkinan, helikopter ini hanya bisa mengangkut satu penumpang saja dalam satu waktu.
Taksi terbang ini tentu berbeda dengan pesawat terbang pada umumnya.
Velocopter akan fokus beroperasi pada sejumlah titik lokal. Sehingga, penumpang akan diangkut dan diturunkan dari satu VoloPort ke Voloport yang lain.
• Upacara Perpisahan Brigjen TNI Untung Budiharto, Dirotasi Menjadi Direktur Operasi Latihan BNPB RI
• Kota Siantar Jadi Tuan Rumah Kompetisi Taekwondo Pelajar Tingkat Sumatera
Taksi terbang online ini akan mulai lepas landas pada tahun 2022. Volocopter menargetkan akan membuat puluhan titik VoloPort di Singapura pada tahun 2035 mendatang.
Dengan jumlah sebanyak itu, Grab diperkirakan bisa mengangkut sebanyak 10.000 penumpang setiap hari.
Grab bukanlah satu-satunya perusahaan ride hailing yang mengincar potensi taksi udara. Sebelumnya, Uber sesumbar akan meluncurkan layanan taksi terbang pada tahun 2023.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/grab-dan-startup-volocopter.jpg)