Kepala Rutan Kabanjahe Diganti, Simson Bangun Ditarik ke Kanwil

Simson Bangun dicopot dari jabatan Kepala Rumah Tahanan Kalas II B Kabanjahe menyusul peristiwa kerusuhan di rutan, Rabu (12/2/2020) lalu.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasrul |
Tribun Medan/Muhammad Nasrul
Plt Karutan Kelas II B Kabanjahe Enjat Lukmanul Hakim (tengah), saat ditemui di Rutan Kabanjahe, Jalan Bhayangkara, Kabanjahe, Jumat (21/2/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Simson Bangun dicopot dari jabatan Kepala Rumah Tahanan Kalas II B Kabanjahe menyusul peristiwa kerusuhan di rutan, Rabu (12/2/2020) lalu.

Plt Rutan Kabanjahe Enjat Lukmanul Hakim mengatakan, dirinya mulai bertugas menggantikan Simason Bangun sejak Rabu (19/2/2020).

Ia mengatakan, sebelumnya dirinya menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) pembinaan teknologi informasi di Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sumatera Utara.

"Iya mulai Rabu kemarin saya tugas di sini," ujar Enjat, Jumat (21/2/2020).

Enjat menjelaskan, sebelum ditugaskan sebagai Plt Karutan Kabanjahe, dirinya juga sempat beberapa kali menjabat sebagai Karutan. Seperti di Padang, Jogja, dan yang terakhir di Rutan Sidikalang.

Provokator Kerusuhan Rutan Kabanjahe akan Dipindah ke Nusakambangan

Ketika disinggung perihal dugaan dirinya menggantikan Simson akibat dampak kerusuhan kemarin, Enjat enggan berkomentar lebih jauh.

Simson Bangun saat masih menjabat Kepala Rutan Kelas II B Kabanjahe ditemui di ruangannya, Jalan Bhayangkara, Kabanjahe, Kamis (26/12/2019).
Simson Bangun saat masih menjabat Kepala Rutan Kelas II B Kabanjahe ditemui di ruangannya, Jalan Bhayangkara, Kabanjahe, Kamis (26/12/2019). (Tribun-Medan.com/Muhammad Nasrul)

Dirinya menjelaskan, saat ini memang Simson sedang ditarik ke Kanwil Kemenkum HAM Sumut.

"Ditarik dulu untuk sementara. Sekarang juga kan masih penunjukan Plt dari kantor, karena yang bersangkutan ditarik ke kantor wilayah, makanya harus ada yang menggantikannya dulu," ungkapnya.

Suasana Rutan Kelas II B Kabanjahe, yang mengalami kerusuhan, Selasa (12/2/2020).
Suasana Rutan Kelas II B Kabanjahe, yang mengalami kerusuhan, Selasa (12/2/2020). (TRIBUN MEDAN/M NASRUL)

Ketika ditanya perihal keadaan Rutan saat ini, dirinya mengatakan pihaknya masih terus melakukan sejumlah perbaikan. Mulai pembersihan puing-puing sisa kerusuhan, hingga perbaikan sejumlah fasilitas pendukung.

Dirinya menyebutkan, pihaknya masih terus fokus untuk melakukan perbaikan dan pembenahan di bagian yang menjadi prioritas. Seperti pembenahan sel, dapur, dan bagian lainnya.

"Jadi sekarang kita masih terus melakukan perbaikan, dan kita utamakan yang prioritas, seperti sel dan dapur. Kalau sekarang sudah ada enam kamar yang sudah bisa dihuni. Warga binaan kita juga sudah ada yang ditarik kembali ke Rutan sebanyak 167 orang," pungkasnya. (cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved