Toko Emas Dirampok di Aceh, Pemilik Kritis hingga Dibawa ke Rumah Sakit di Medan
Dalam peristiwa ini pemilik toko emas mengalami luka serius akibat terkena benda tajam.
”Perampokan, korban mengalami luka serius.
Masih hidup tapi kondisinya kritis dan belum sadarkan diri,” terang Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono.
Kapolres AKBP Qori mengatakan pihaknya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kejadian serta pemeriksaan saksi.
Sejauh ini polisi belum dapat menyimpulkan terkait peristiwa tersebut karena masih dalam proses penyelidikan.
Adapun pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang.
Polisi belum mendapatkan informasi berapa emas yang berhasil dirampok pelaku dari toko yang berada di dekat simpang Cepu Indah Subulussalam itu.
Pasalnya, polisi belum mendapat soal jumlah emas yang ada di lokasi dari keluarga pemilik lantaran masih berada di Rumah Sakit.
Sementara luka yang dialami korban dipastikan akibat senjata tajam.
Lukanya diperkirakan berjumlah empat titik dan serius hingga menyebabkan korban kritis.
Dalam kasus ini polisi terus bekerja untuk mengejar pelaku perampokan.
Kapolres AKBP Qori berharap bantuan dari masyarakat yang memiliki informasi menyangkut peristiwa berdarah ini.
Sementara pelaku perampokan toko emas Permata Bunda di Jalan T Nyak Adam Kamil (depan Terminal Terpadu), Desa Subulusalam Timur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam berhasil kabur setelah melukai pemilik toko, Sabtu (22/2/2020).
Korban mengalami luka parah di bagian kepala dan leher hingga sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam.
Pelaku perampokan diduga lebih dari satu orang dan berhasil menggondol sejumlah emas serta melukai pemilik toko.
“Korbannya satu orang, pemilik tokonya, sekarang sudah dibawa ke rumah sakit, parah kali pokoknya,” kata salah seorang warga di lokasi kejadian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/perampokan-toko-emas-di-aceh.jpg)