News Video

Kakek 15 Cucu Menangis dan Pingsan Saat Dituntut Pidana Mati, Hakim Dedy : Taubat, Sabar, dan Ikhlas

Dua orang kakek yang sudah memiliki cucu terus menitikan air mata dan berulangkali menyeka lingkar mata di hadapan majelis hakim.

Kakek 15 Cucu Menangis dan Pingsan Saat Dituntut Pidana Mati, Hakim Dedy : Taubat, Sabar, dan Ikhlas

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Dua orang kakek yang sudah memiliki cucu terus menitikan air mata dan berulangkali menyeka lingkar mata di hadapan majelis hakim.

Keduanya jalani sidang agenda pledoi perkara 70 Kg sabu di ruang Candra Pengadilan Negeri Binjai, Rabu (26/2/2020).

Kedua terdakwa terjerat hukum sebagai kurir sabu dengan barang bukti seberat 70 Kg, dan dituntut pidana mati.

Yakni, Isnardi alias Andi (73) buruh tani warga Dusun Pasar Lebar, Desa Securai Utara, Babalan dan Ali (54) warga Desa Sei Bilah Timur, Sei Lepan, Langkat.

Dalam pledoi keduanya didampingi kuasa hukum, Evaria dan Tengku Fitra Yupina.

Sidang berjalan dipimpin ketua majelis hakim Dedy didampingi hakim Aida dan hakim Tri Syahriawani.

Pengacara terdakwa meminta pertimbangan majelis hakim keringan hukum terkait pidana mati yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum, Benny.

Pidana mati diharapkan dipertimbangkan mengingat terdakwa sudah tua.

Terdakwa kepala keluarga sebagai tulang punggung, terdakwa sudah sakit-sakitan.

Halaman
123
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: M.Andimaz Kahfi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved