Bola Lokal

Awal Musim Manajemen PSMS Medan Keluarkan Setengah Miliar Kontrak Pemain Berkualitas

Pemain-pemain berkualitas mereka rekrut demi mencapai ambisinya promosi ke Liga 1 musim depan.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/M DANIEL
DIRUT Pelindo 1, Dian Rachmawan berfoto bersama jajaran Manajemen PSMS dan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi 

T RIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Skuat PSMS Medan semakin matang bertarung di Liga 2 musim 2020.

Pemain-pemain berkualitas mereka rekrut demi mencapai ambisinya promosi ke Liga 1 musim depan.

Manajemen PSMS musim ini menggelontorkan dana yang cukup banyak merekrut beberapa pemain berkualitas yang didatangkan dari klub Liga 1.

Hilangkan Nyawa Serta Anak Dalam Kandungan, Emak-emak Belajar Nyetir Tak Ditahan, Hirup Udara Bebas

Seperti Rachmad Hidayat, Abdul Rohim, Agung Prasetyo, M Rifqi, Rizky Novriansyah dan lainnya dengan kontrak ratusan juta semusim.

Tanggapan Kejagung RI terkait Jaksa Andi Faisal Dikaryakan sebagai Kepala Biro Hukum Pemprov Sumut

Sosok Deni Astuti, Wanita Korban Pembunuhan di Galang dan Suami di Mata Tetangga

Untuk awal musim saja, mereka sudah mengeluarkan dana setengah miliar mengontrak sekitar 25 pemain tersebut. Dana awal itu untuk membayar semacam uang muka kontrak pemain serta hal lainnya.

"Kalau kisaran di awal ini kita sudah keluarkan Rp 500 juta lah. Itu untuk awal-awal kontrak pemain ini. Selanjutnya nanti tidak segitu," kata Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang di Kebun Bunga, Jumat (29/2/2020).

Seperti diketahui PSMS untuk mengarungi kompetisi Liga 2 musim ini membutuhkan biaya Rp 10 miliar.

Biayai segitu, perlahan-lahan mulai mereka cukupi.

Gara-gara Tagihan Game Online, Inul Daratista Bertengkar Hebat dengan Suami hingga Pisah Ranjang

Mulai dari kerja sama dengan sponsor.

Tambahan subsidi dari PSSI, hingga nantinya ada pemasukan dari penjualan tiket pertandingan.

Dari situ, Mulyadi yakin kebutuhan PSMS akan tercukupi sebesar Rp 10 miliar tersebut.

Sejauh ini sponsor sudah ada masuk dengan kita.

Nanti ada lagi beberapa sponsor yang sudah nego juga perusahaan BUMN, swasta dan sudah ada yang ajukan proposal khusus nangani tiket juga kepada kita," bebernya.

Sosok Deni Astuti, Wanita Korban Pembunuhan di Galang dan Suami di Mata Tetangga

"Artinya dari situ nanti kita bisa dapat sekitar 25 sampai 50 persen, mereka yang nanggung. Jadi saya kira, kekurangan-kekurangan itu tidak terlalu signifikan lagi, kalau dia berjalan seperti yang kita inginkan," pungkasnya.

(lam/t ribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved