Pengangguran Sumut Terbanyak Ketiga
Buka Lapangan Kerja, DPRD Sumut Dorong Pemprov Sumut Lobi Investor AsingTanamkan Modal
Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting mendorong pemerintah agar bisa melakukan lobi kepada investor asing dari luar negeri.
Penulis: Satia | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN MEDAN.com, MEDAN - Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting mendorong pemerintah agar bisa melakukan lobi kepada investor asing dari luar negeri.
Tujuan lobi ini dilakukan agar investor asing dapat menanamkan modalnya untuk membangun Sumatera Utara.
Dengan adanya pembangunan, kemungkinan lapangan kerja terbuka untuk masyarakat.
Ia mengaku miris mendengar Sumatera Utara berada di posisi ketiga terbanyak jumlah pengangguran.
"Itu dia, kemarin tidak jadi investor masuk ke Sumut. Makanya juga perihatin melihat Sumut berada di peringkat ketiga dengan jumlah terbanyak pengangguran," katanya, Selasa (10/3/2020).
Ia berharap, pemerintah aktif dalam melakukan hubungan baik dengan departemen luar negeri.
Tujuan ini dilakukan agar tercipta lapangan pekerjaan bagi masyarakat, terkhusus yang sudah sarjana.
"Kita terus berupaya mendorong pemerintah untuk dapat melakukan hubungan baik dengan perusahaan ataupun pemerintah luar negeri. Tujuan agar dapat tercipta sebuah kesepakatan kerja," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Bappeda Sumut, Tarsudi mengatakan ada beberapa faktor yang menjadi penyebab utama pengangguran ini, di antaranya minimnya lapangan kerja.
"Kalau mengenai pengangguran, banyak faktor yang terjadi, terutama dari lapangan kerja belum sesuai apa yang direncanakan," katanya saat ditemui di kantornya, Jalan Pangeran Diponegoro.
Ia mengatakan, kebanyakan perusahaan tidak menyediakan lapangan kerja terhadap jurusan pelamar.
Sehingga, para pelamar kesulitan untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan jurusannya.
"Atau bisa dari sesi tenaga kerja itu sendiri. Sebagian mungkin dari tamatan SMK/SMA yang tidak sesuai jurusannya yang diinginkan lapangan kerja," kata dia.
• Pembangunan Sport Center Diharapkan Atasi Masalah Pengangguran di Sumut
Kemudian, faktor perubahan zaman juga menjadi penyebab utama tinggi angka pengangguran ini.
Saat ini, seluruh perusahaan rata-rata sudah mengubah sistem kerjanya, yang dahulu mengandalkan keahlian manusia, sekarang sudah dialihkan ke digital.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/baskami_ginting_20151123_134135.jpg)