Warga Bosan, Mengurus Surat-Surat di Kantor Pertanahan Sidikalang Butuh Waktu Lama
Pengurusan surat-surat tanah di Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Dairi menuai keluhan dari masyarakat.
Laporan Wartawan Tri bun Medan / Dohu Lase
TRI BUN-MEDAN.COM, DAIRI - Pengurusan surat-surat tanah di Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Dairi menuai keluhan dari masyarakat.
Proses pengurusan dinilai lamban dan bertele-tele.
Salah satu keluhan warga ialah jam istirahat yang melewati pengumuman yang tertera di dinding.
Warga diminta menunggu hingga lama, karena pegawai yang bertugas belum pulang makan.
"Tertulis di sini, istirahat dari jam 12 sampai jam 13, tetapi ini sudah mau jam 15.30 WIB, petugasnya bilang masih istirahat. Payah," keluh seorang warga bermarga Silalahi, yang ditemui Tribun Medan, Selasa (10/3/2020).
Gara-gara pegawai makan siang melewati jadwal, masyarakat yang datang menjadi terlantar.
Padahal, di dinding kantor tertempel berbagai tulisan slogan, di antaranya cepat dan transparan.
"Dari jam 11.00 WIB aku menunggu, tetapi sampai sekarang udah mau jam 14.30 WIB, enggak kunjung datang pegawainya. Yang ada malah siswi PKL (Praktik Kerja Lapangan)," ucap seorang warga lainnya bermarga Sitohang.
Petugas kantor ATR/BPN di meja resepsionis mengatakan, para pegawai yang sedang pergi makan itu bertugas meneken surat. Lokasi makan pegawai tersebut berjarak 7 km dari Sidikalang.
"Mereka makan di kilometer tujuh," kata pegawai itu singkat. (cr16/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kantor-atrbpn-kabupaten-dairi.jpg)